17 May 2012

Tips Menembus Media (Copas dari Twitter @diankrist alias Dian Kristiani)

Berikut inilah trik khusus beliau juga copas note Mbak Widya Rosanti yang saya rangkum buat disimak teman-teman.

1. Pengen nembus media? Nggak sulit kok. Tapi, kenapa kesannya yang dimuat kok orang itu2 aja? #nembusmedia

2. Apa mereka sohib redaksi? KKN? TTM? Kasian deh kalo kamu berpikiran spt itu. Mereka yg sering dimuat, adalah org2 yg gigih #nembusmedia

3. Percayalah, tulisanmu sulit nembus media kalau kamu ogah baca/pelajari media ybs. Percuma aja kamu punya list alamat media #nembusmedia

4. Kompas Anak, beda banget dng Bobo. Bravo, punya "mesej" tersendiri. Beda pula dng Mombi. Girls, lain lagi, apalagi Kawanku #nembusmedia

5. Demikian juga dng Femina, beda banget ama Kartini. Ummi beda juga, belum lagi Sekar. Jadi, media mana yg akan kau bidik? #nembusmedia

6. Jangan menggampangkan, "Ah, yg penting majalah anak2. Sama aja toh?" No beib, u r totally wrong. #nembusmedia

7. Tulisanku jarang mejeng di media. Karena apa? Aku jarang ngirim. Tapi, biasanya yang kukirim itu dimuat. Yah, kira2 80%-20% lah #nembusmedia

8. Saat aku nulis utk Kartini (dan lsg dimuat bulan dpnnya), aku ke perpus dan baca banyak Kartini. Aku cari tau, gmn gaya Kartini #nembusmedia

9. Juga saat tulisanku dimuat di Girls, aku juga baca bbrp eksemplar Girls. Try to know their taste #nembusmedia

10. Jng mengeluh, tulisanku kok ga pernah dimuat ya? Kok si A terus yg dimuat?Question: kamu ngirim brp banyak? Only one then stop? #nembusmedia

11. Aku kenal bbrp org yg "merajai" media dng tulisannya. Kutau mrk "menghujani" redaksi dengan naskah. 1 bln bisa 30 naskah #nembusmedia

12. Mrk tak pernah menunggu. Setelah kirim,mrk terus menulis. Jd, jika kmdn terkesan kok naskah mrk dimuat bolak-balik, ya wajar. #nembusmedia

13. Di folderku, malah ada bbrp naskah yg kukirim ke media thn 2009 dan blm dimuat s/d skrg. Aku ga peduli, aku ttp nulis yg lain #nembusmedia

14. Jd kesimpulannya, tak ada rahasia. Pelajari media yg jadi targetmu, tulis naskahmu, kirim, tak usah risau jika blm dimuat, dan terus menulis

15. Oya, antre di media juga cukup lama. Meski ada juga bbrp naskah yg dirasa sesuai moment, lsg dimuat #nembusmedia

16. Alamatnya apa? Brp halaman? Spasi? Font? Itu adalah pertanyaan useless. Baca majalahnya, bila perlu salin cerpennya di words #nembusmedia

17. Ada majalah yg memang tdk mencantumkan syarat teknis. Dan menyalin ke words dilakukan oleh teman2ku si raja dan ratu media #nembusmedia

18. Jd, jika mau dimuat, konsistensi dan persistensi sungguh dibutuhkan. So, what r u waiting for? Mari menulis utk media :) #nembusmedia

19. Sisihkan uang utk membeli media yg jadi target ya? Beli bekas juga gpp. Ke perpus pun OK. #nembusmedia

Tambahan dariku:

20. Kalau udah ngirim tapi belum dimuat, alih-alih ditolak, baca lagi contoh cerpen di media yang bersangkutan, bandingkan dengan naskah kita. Kadang kita ini kepedean dan ngeluh tulisan nggak dimuat tapi begitu di-compare, nyatanya naskah kita nggak bagus.

21. This the more important thing: Read a lot! Ini syarat mutlak. Jangan pernah bercita-cita jadi penulis kalo malas membaca. Jangan pernah berpikir kalau imajinasi muncul dengan sendirinya. Imajinasi kita, sebanding dengan informasi yang kita serap. Makin banyak membaca, makin mudah kita menghayal.

Oke sementara itu saja. Semoga bermanfaat teman-teman. Membaca tips di atas, nggak susah kan? Yang dibutuhkan hanya persistensi dan kekuatan mental. Jangan gampang nyerah.














No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir dan berkomentar, insyaalah saya akan berkunjung balik. Sukses selalu :)