26 Sep 2015

Memiliki Teman Dalam Suka Duka

Pernah punya cerita -memiliki teman dalam suka duka ??? Pastinya semua mahluk hidup di alam semesta ini memiliki ragam cerita dalam kehidupannya.

Saya pun demikian tidak luput dari namanya menjalin pertemanan sejak masa kanak-kanak sampai kerja. Klop sudah kalau bisa memiliki teman yang "Klik" baik dalam in common hobi dan  lingkungan sekitar.


Tanpa perlu bersusah payah, dikomando atau diberitahu secara inisiatif teman baik senantiasa bisa sehati *psst menurut pendapat subyektif saya loooh .
Friendship is the hardest thing in the world to explain. It’s not something you learn in school. But if you haven’t learned the meaning of friendship, you really haven’t learned anything” - Muhammad Ali
Duluuuu banget saya pernah meratapi (misscontact person) jika sampai ada temen karib yang pindah jauh. Mau surat-suratan pena, sudah gak ada waktu. Belum lagi prosesnya lama-ngebayangin antara Papua- Semarang. Gimana hayoo, kalau Nagoya (Japan) - Kudus. Heehehe.
Sungguh beda dong, dengan jaman sekarang yang semua fasilitas begitu lengkap dan support komunikasi tiada batas. (tengkyu somat deh ama WhatsApp, LINE etc).
Deal, kan. Sudah tidak menjadi kendala untuk melanjutkan silahturahmi dengan para teman baik lagi.

Eh, tidak hanya via telekomunikasi saja saya mulus get in touch dengan banyak teman. Ternyata via ngeblog saya juga mendapat support teman blogger yang memiliki empati begitu besar. Seperti lewat blogwalking atau kegiatan saling mengunjungi antar blog. Kunjungan mereka meninggalkan kesan, bahwa sebagian besar mereka begitu perhatian dengan isi konten blog Omah Antik.

Bahkan saat saya terkendala dengan masalah koneksi jaringan, salah satunya modem kesayangan error, sobat blogger saya alaways keep in touch dengan saya. Meski sekedar small talk saja, sudah lebih dari cukup bikin hati saya hepi.
Beberapa texting singkat seringnya membuat saya jadi jadi "meleleh"* es krim kaleee ...hehehe
Yup, meski tidak lancar terkoneksi dengan internet, toh masih tetep JAPRI via SMS. Great, banget. Maturnuwun gaes. Luv all ^_^

    Kok lama enggak update postingan sih, mbak ???

Iyaaa, banyak kendala fisik rentan sakit belum lagi koneksi inetnya gak bisa kompromi (alasan tepat).
Selebihnya ada yang sangat membantu kemajuan update postingan saya dengan memberi saran berarti.
Coba penyematan link dalam artikel dibuat jadi "New Open Tab" aja mbak, biar lebih nyaman saat baca artikelnya...
Ya, Allah ! Saya baru menyadari satu kekurangan saya selama ini. Mungkin saja ada salah satu pembaca yang terusik dengan adanya backlink yang tersemat dalam artikel. Pasalnya lagi asyik-asyik membaca artikel tiba-tiba harus berpindah ke jendela lain (beda artikel). Sungguh tidak mengenakkan, bukan ?

Jadi saya patut bersyukur memiliki teman dalam suka duka berbagi pengalaman semakin menyemangati kehidupan blogging. Hehehe
Mungkin ini salah satu yang bisa saya sharing sebagai bentuk apresiasi saya menjalin pertemanan.


Keep Happy Blogging

10 comments:

  1. Wah..keren sekali .. Sudah memiliki pembaca setia blognya... :)

    ReplyDelete
  2. Nah kita berteman juga jangan karena ada maunya saja ya, Mba? Hihihi harus tulus :D

    ReplyDelete
  3. Wah sama berarti mbak.. Saya malah 7 bulan vaccum ngeblog. Karena ada kendala.. Terkadang tmn2 juga menanyakan knp jarang update? Hehe
    Tp gpp mb' penting kita jgn saling melupakan & selalu tetep semangat !!!

    ReplyDelete
  4. tetap semangat ngeblognya ya! kalau saya teman setia kayaknya laptop buat ngeblog deh :D

    ReplyDelete
  5. aku termasuk pembaca setiamu loh mbk Chris...

    oyah, aku juga baru tahu tentang link itu

    ReplyDelete
  6. Iyaaa, meski kadang lupa nitip koment, aku selalu menanti postinganmuuuu

    ReplyDelete
  7. Jangan berteman untuk saling memanfaatkan ya Mbak tapi saling memberikan support ya ;)

    ReplyDelete
  8. Gara-gara blogging aku mempunyai banyak teman, meski nggak pernah ketemu. Senangnyaaa :)

    ReplyDelete
  9. Teman sejatiii tuh yang mau memberi kritik membanguun ;)

    ReplyDelete
  10. Hmmm bingung mo komen apa.. tp aku setuju sm pernyataan mba.. persahabatan kesetiaan.. itu cm bs di pelajari dr pengalaman hidup. Ga ada sekolahnya

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir dan berkomentar, insyaalah saya akan berkunjung balik. Sukses selalu :)