3 Dec 2017

Tidak Ada Kata Terlambat, Sadar Diri Dengan Germas

credit : grup WAG
Temu blogger bersama DKK Semarang

Sekali lagi memang tidak ada kata terlambat apalagi memulai sesuatu hal yang baik. Termasuk tidak ada kata terlambat sadar diri dengan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat).

Tepatnya pada 27 Nopember 2017 kemarin selama 2 hari saya dan sejumlah blogger kesehatan mendapat kehormatan mengikuti serangkaian acara sosialisasi program menarik dari Dinas kesehatan kota Semarang. Tidak terlepas juga dari inisiasi Titik Tengah Partnership.

Sebanyak 35 blogger hadir kemudian dibagi menjadi 2 rombongan untuk diajak berkeliling melihat kemajuan sejumlah Puskesmas yakni di Puskesmas Halmahera dan Gayamsari. Kebetulan juga saya ikut kelompok 2 dengan rundown schedule ke Puskesmas Halmahera.

Kemajuan Puskemas Halmahera

Wah pertama kali masuk dan melihat Puskesmas Halmahera saya lumayan pangling. Ternyata jauh berbeda dengan bayangan Puskesmas masa lalu. 
Dokpri : omahantik.com
Pelayanan di Puskesmas Halmahera Semarang

Lokasi Puskesmas Halmahera cukup strategis di wilayah kota tepatnya di Jalan Halmahera Raya No.39 kelurahan Karangtempel Semarang meski.luas lahannya berkisar 311 ha saja.


Rombongan blogger diterima dengan hangat oleh Bapak Edy Nugroho yang merupakan Kepala Puskesmas Halmahera.


Saya dan para peserta undangan kesehatan dibuat takjub dengan paparan program dan kemajuan yang dicapai Puskesmas Halmahera. Adapun motto dari Puskesmas Halmahera adalah "Tiada Hari Tanpa Pelayanan Prima". Wuih keren, kan!

Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) di Puskesmas Halmahera, dilaksanakan dalam bentuk : rawat jalan, pelayanan gawat darurat, pelayanan satu hari atau one day care, rawat inap, rawat inap bersalin (PONED) dan home care.


Selain itu Puskesmas Halmahera mempunyai 14 produk layanan terpadu yakni :
  1. Layanan poli umum
  2. Layanan poli gigi
  3. Layanan poli kesehatan ibu dan anak (KIA) atau KB
  4. Layanan poli imunisasi
  5. Layanan poli sanitasi
  6. Layanan poli managemen terpadu balita sakit (MTBS)
  7. Layanan pemeriksaan laboratorium
  8. Layanan pojok gizi
  9. Layanan klinik laktasi
  10. Layanan poli lansia
  11. Layanan Poli Infeksi Penyakit Menular (IMS) / HIV AIDS (VCT)L
  12. Layanan Rawat Inap Persalinan dan Kandungan
  13. Layanan rawat inap umum
  14. Layanan kamar obat

Ambulance "Si Cepat, si hebat"

Ada satu lagi yang bikin orang jadi antusias dengan adanya fasilitas si cepat dan si hebat  tentunya untuk warga Semarang yang memerlukan bantuan. Diantaranya mengalami  :

  • Musibah kecelakaan
  • Masalah darurat kehamilan
  • Gawat darurat medis
Seandainya ada warga yang membutuhkan Ambulance cepat ini bisa langsung menghubungi call center 1500-132, segera ambulance dengan posisi terdekat akan meluncur untuk memberi pertolongan.

Dokpri : omahantik.com
Nih si cepat plus hebat ambulance siap bertugas


Share GERMAS, PIS-PK &  UHC Dinkes kota Semarang

Setelah memperoleh banyak sharing program Puskesmas Halmahera yang informatif rombongan blogger kesehatan kembali meneruskan perjalanan ke resort Wujil Convention Ungaran.

Session acara lebih menarik dan informatif terlebih mengupas dari sisi kesehatan. Nah pembukaan acara temu blogger bersama Dinas Kesehatan kota Semarang resmi dibuka kepala DKK yakni Bapak Widoyono SK.MM

Dokpri : omahantik.com
Penjelasan informatif Kepala DKK Semarang

Dari uraian Bapak Widoyono yang menerangkan jika kota Semarang memiliki 37 fasilitas kesehatan / Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan. Harapan Dinkes agar keberadaan Puskesmas bisa mengurusi orang sehat, Sementara yang kategori sakit dirujuk semestinya di rumah sakit.

    Penjelasan kepala Dinas kesehatan lebih gamblang ketika diperlihatkan ilustrasi peta sejumlah rumah sakit, dokter praktek/klinik, apotik/ toko obat, farmasi, berkaitan dengan urusan orang sakit.

    Digambarkan dengan jumlah data yang banyak, ternyata diperoleh data 30% untuk menangani orang sakit.Sisanya 70% merupakan orang yang dianggap sehat, menjadi tanggung jawab pihak Puskesmas serta fasilitas kesehatan tingkat 1.


      Foto : dari mbak Hidayahwati

      Wah gimana nih menjaga agar lingkungan kita support warganya terus hidup sehat? Merunut dari paparan yang dikemukakan Pak Widoyono, sosialisasi tentang info seputar kesehatan lingkungan yang patut diketahui masyarakat. Diantaranya :

      • memperhatikan sarana kebersihan air
      • mengatur pola makan sehat
      • memiliki pengolahan sampah
      • ada pembuangan limbah
      • terdapat jamban keluarga
      • bisa mengantipasi perkembangbiakan jentik nyamuk
      Dikuatirkan nih jika dari kita sendiri kurang bisa menjaga kesehatan lingkungan bisa menimbulkan resiko penyakit menular. Sebut saja Demam Berdarah, TB Paru, Diare, ISPA atau HIV/AIDS.

        Dokpri : omahantik.com
        Tabel Trend Penyebab Kematian

        Belum lagi nih trendnya sekarang ada saja penyakit baru dengan nama yang terdengar keren. Merasa kenal enggak dengan Antherosklerosis, Hyperglikemik, obesitas, hipertensi, juga kanker ?

        Duuh, amit-amit jangan sampai ya kecolongan dengan Penyakit Tidak Menular (PTM) tersebut asalkan kita  berhati-hati sejak usia muda. Caranya bagaimana? Ya, mulailah dari diri sendiri.

        Ambil contoh mudahnya nih, jika selama ini kita getol jajan sembarangan atau hobi banget makan gorengan dkk, sebaiknya dikurangi.

        Konsumsi serba "gorengan" yang diketahui kualitas minyak gorengnya deep freyer, berubah warna hitam parahnya mengandung lemak jenuh. Biang penyumbang PTM, salah satunya Antherosklerosis. 

        Faktanya yang harus diwaspadai bagi para maniak jajan gorengan, dari seribu penyakit yang terdeteksi, 900 orang mengidap jantung koroner. Rata-rata 80% diantaranya meninggal terkena serangan mendadak. Prihatin,kan?

        Pentingnya Progran Indonesia Sehat (PIS) dengan Pendekatan Keluarga (PK)

        Semakin siang paparan kesehatan yang diulas kian detail dan menarik perhatian kita semua yang *mungkin sudah kelaparan dan terkantuk-kantuk terkena hawa sejuk. Ngaku deh.

        Dokpri : omahantik.com
        Tabel Indikator Keluarga Sehat

        Apalagi materi PIS-PK disampaikan Dr. Lilik Farida terkait pentingnya kesadaran masyarakat terutama kota Semarang untuk lebih memahami manfaat menjaga kesehatan dari dalam keluarga.

        Tujuan program Indonesia Sehat menjadi salah satu cara Puskesmas bisa melebarkan jangkauan servis kesehatannya dengan melakukan kunjungan ke tiap-tiap keluarga. Ketentuannya bagi keluarga yang sudah berdomisili di salah satu wilayah kota Semarang selama 6 bulan lebih.

        Setelah itu akan ada pendataan keluarga via survey ataupun wawancara oleh petugas lapangan yang ditunjuk.

        Dari pendataan langsung ke tiap keluarga nantinya akan dilakukan pengecekan indikator keluarga sehat meliputi :
        1.  Ibu melahirkan di Faskes
        2.  Keluarga ikut program KB
        3.  Bayi mendapat imunisasi 
        4.  Bayi minum ASI eksklusif
        5.  Pertumbuhan balita dipantau
        6. Penderita TB paru juga mendapat pengobatan sesuai standar
        7. Penderita hipertensi berobat secara teratur
        8. Penderita gangguan jiwa juga mendapat pengobatan tidak perlu dipasung
        9. Tidak ada anggota keluarga yang merokok
        10. Keluarga menjadi anggota JKN
        11. Keluarga memiliki sarana air bersih


        Semoga program PIS-PK ini berjalan terus lancar demi menjaga keberlangsungan lingkungan yang sehat dan nyaman dalam keluarga. 

        Belum lagi adanya perhatian dari Kemenkes yang sudah mengunjungi Puskesmas Halmahera dan Mangkang dalam rangka meninjau program  PIS-PK. Alhasil  kota Semarang  sukses menjadi juara terbaik pertama untuk input data si tingkat nasional. Hebaat!


        Pengin Daftar Program UHC/JKS


        Mungkin diantara paparan materi program kesehatan berikut ini yang paling dinanti informasinya lebih detail ke segenap masyarakat kota Semarang.

        Yup program Universal Health Coverage (UHC)  atau dikenal juga dengan program Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) ini merupakan prakarsa Pak Hendra Prihadi,walikota Semarang pada tanggal 1 Nopember 2017.

        Program UHC/ JKS juga bisa disebut  dengan Program Bantuan Iur (BPI)

        Program Universal Health Coverage (UHC)  memang ditujukan untuk masyarakat di kota Semarang yang kurang mampu agar bisa mendapat pelayanan kesehatan secara  GRATIS di kelas III (tiga).



        Cara mendaftar UHC juga mudah kok, diantaranya :
        • Punya dokumen kependudukan kurang lebih tinggal selama 6 bulan
        • Mau menerima pelayanan FASKES di tingkat I/Puskesmas dan perawatan di RS kelas III 
        • Bagi yang memiliki tunggakan di BPJS  kurang dari 3 bulan  boleh daftar UHC,  tanpa perlu melunasi
        • Namun peserta BPJS yang memiliki tunggakan lebih dari 3 bulan harus melunasi terlebih dulu sebelum mendaftar UHC.
        • Tidak boleh diwakilkan pihak ketiga, kecuali masih dalam satu KK.Contohnya suami mendaftarkan istri atau anaknya.
        • Pendaftaran langsung ke kantor DKK Semarang JL Pendapatan No 79 Semarang

        Oiya untuk bayi yang lahir juga dapat menjadi peserta UHC  mengingat bayi yang  baru lahir yang orangtuanya merupakan peserta BPJS mandiri belum terdaftar secara otomatis.

        Bagi Lansia juga bisa mendaftar UHC melalui Puskesmas terdekat. Selain itu kaum gelandangan juga bisa mendapat pelayanan kesehatan juga lho, tidak harus dari kota Semarang saja. Namun ketika sakit posisi ybs harus berada di Semarang . CATAT!!

        Buruan gih, warga kota Semarang tercinta untuk memanfaatkan kesempatan baik dengan mendaftar program UHC. Namun perlu DIINGAT lagi  peserta UHC bisa gugur jika :

        • Peserta meninggal dunia
        • Memilih kelas pelayanan keSehatan diatasnya : kelas II atau kelas I
        • Pindah kepesertaan PBI pusat atau propinsi
        • Pindah luar kota Semarang


        Sekiranya cukup dengan sejumlah informasi.seputar kesehatan yang diusung oleh DKK seharian tadi? Ternyata masih belum berakhir. Setelah itu masih  di lanjutkan sharing penting mengantisipasi  KEMATIAN IBU &ANAK.

        Catatan penting untuk para kaum wanita yang nantinya menjadi calon ibu untuk lebih memahami hal-hal penting dalam menjalani kehamilan sehat dan nyaman.

        Jika tidak akan mengalami banyak kendala atau masalah dalam menjalani proses kehamilan.yang seharusnya jadi momen yang indah

        Saya saja baru ngeh atau menyadari ternyata resikonya lumayan besar bagi wanita hamil.Diantaranya ada ibu hamil dengan pendarahan, Eklamsia karena sepsis, terserang penyakit, hipertensi dsb yang mendorong kematian pada Ibu hamil.

        Dari penuturan Ibu Purwanti, ibu hamil bisa menjalani kehamilan dengan sehat dan nyaman jika tergerak mengikuti prinsip GIZI SEIMBANG i :
        • Makan sayur buah bergizi
        • Membiasakan perilaku hidup bersih
        • Lakukan pemeriksaan secara rutin agar terpantau BB normal
        • Tingkatkan aktifitas fisik seperti berjalan santai, olahraga ringan, senam ibu hamil dll.

        Inisiatif kesadaran ibu hamil tersebut diatas merupakan salah satu peran mewujudkan program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

        Perlu diingat yaa.. Kesehatan suatu bangsa dimulai dari dalam keluarga. Jika ibunya sehat, tentu akan  melahirkan generasi bangsa yang sehat pula.



        .




        No comments:

        Post a Comment

        Terimakasih sudah mampir dan berkomentar, insyaalah saya akan berkunjung balik. Sukses selalu :)