28 Jan 2023

Lakukan Hal Ini Jika Si Gadis Kecil Berjerawat

Lakukan Hal Ini Jika Si Gadis Kecil Berjerawat
Sinokku syantik yang mulai berjerawat
Dokpri : omahantik.com

Lakukan hal ini jika si gadis kecil berjerawat seperti yang saya alami beberapa waktu yang lalu. Tiba-tiba saya dikagetkan dengan jeritan melengking sinok dari dalam kamar. Pikirannya sudah panik saja kuatir ada sesuatu yang terjadi.

Aduuuuh, Ma sakiiit bangeeet !  erang Sinok terdengar kesakitan. Saya dapati dirinya seperti memegang dagu sambil meringis sakit. Refleks saya langsung pegang tangannya.

Ada apa nok...? Kamu disengat serangga ,  tanya saya cemas. Dia menggelengkan kepala cepat. Wah, alhamdullilah aman. Sejurus kemudian dia menunjukkan tepat di bawah dagunya. Bulatan kecil yang ditengahnya seperti ada titik nanah. Sebuah jerawat kecil.

Owalah anak gadis Mama udah beranjak gede aja. Gemes rasanya pengin menggoda sinok yang mulai tumbuh jerawat di wajah meski cuma satu biji saja. Hehehe.

Namun melihat wajahnya yang pias menahan nyeri karena setiap kesenggol tuh jerawat rasanya cenut-cenut sakit. Membuat saya sebagai Mamak gak tega, pengin rasanya pencet habis tuh jerawat imut biar hilang dari kulit dagu sinok.

Gimana nih ngilangi jerawatku, Ma? Dih malu banget!!  Suara cempreng sinok seketika membuyarkan lamunan. Iya, dari tadi saya masih mikirin cara untuk mengatasi jerawat yang datang tidak diundang itu. Sabaaar, Nok ini mama juga masih putar otak mencari solusi terbaik.

Masih inget jaman dulu jika anak gadis mukanya mulai muncul jerawat berarti menandakan masa puber. Atau bisa dikatakan lagi ngalami kasmaran atau jatuh cinta monyet.  Bener, gak ? Kalo iya berarti kita seangkatan nih sobs Omtiks.

Tapi masa itu yang saya Inget masih duduk kelas 2 SMP looh. Sekitar umur 14-15 tahunan. Lah ini sinok barusan 11 tahun udah mulai puber aja. Beneran bikin surprise buat mamak deh.

Saatnya guggling bersama nih sekalian memanfaatkan waktu Mom n daughter, kita cari info yang simpel jika anak mendapat jerawat pertama kalinya.

Ternyata usia anak 12 tahun ke atas mulai mengalami namanya perubahan hormon salahs satunya ditandai dengan tumbuhnya jerawat di muka.

Jika si Gadis Kecil Berjerawat1
Jerawat tidak memandang batasan usia
Credit : instagram.com

Apakah jerawat akan muncul pada anak remaja ataupun karena pubertas ???  Itu keliru ya sobat Omtiks.  Faktanya tidak ada batasan usia kulit wajah mendapat permasalahan jerawat. Dan beberapa faktor yang dapat menimbulkan jerawat pada usia dewasa adalah 

  • Stress 
  • Pola makanan atau gaya hidup yang tidak sehat
  • Polisi
Paham kan, sobat jadi gak perlu risau atau panik jika anak gadis yang masih kecil kemungkinan juga bisa mengalami muka berjerawat .

Cara Simpel Mengatasi Jerawat

Berdasar pengalaman masa kecil saya yang tidak neko-neko dalam menghadapi muka jerawat, masih taraf wajar saja lantaran jerawat yang tumbuh cuma 1-2 biji doang.

Asalkan kita rajin membersihkan wajah setiap harinya, dijamin jerawat lekas hilang muka kembali bersih seperti sedia kala. Gak perlu pakai drama pencet jerawat sampai luka berdarah ataupun meninggalkan bekas noda jerawat.

Lakukan hal ini jika si gadis kecil berjerawat seperti  yang pernah saya lakukan semasa remaja dulu, diantaranya :

1. Jangan terlalu sering disentuh atau dipegang. Biasanya luka kecil seperti jerawat yang tumbuh di muka entah di pipi, dahi, sekitar hidung ataupun dagu jika terkena sentuhan / gesekan bisa menjadikan iritasi kulit. 

2. Bersihkan luka jerawat cukup 1 hari sekali. Bisa dibersihkan dengan kain basah yang lembut ataupun kapas. Kalau saya kadang saya kompres bintil jerawat dengan air hangat. Terasa jerawat lebih adem gak cenut-cenut.

3. Sebisa mungkin hindari penggunaan losion ataupun bedak tabur karena bisa meningkatkan risiko iritasi.

4. Jangan sembarangan mengobati jerawat pada anak dengan produk luar tanpa konsultasi rekomendasi dokter.

5. Gunakan sabun cuci khusus untuk anak bayi. Karena residu detergen dapat memperparah jerawat.

Wah meski terlihat simpel namun cukup lumayan susah untuk mendisiplinkan anak seperti sinokku yang kadang lupa kadang ingat akan jerawat kecilnya. Maklum ya namanya masih bocil.

Makanya semua orangtua terutama mamak syantik lakukan hal ini jika si gadis kecil berjerawat agar anak tidak tidak merasa terganggu ataupun minder. Selamat mencoba ya sobat Omtiks !

Keep Happy Blogging




Baca Selanjutnya ...

22 Jan 2023

Pentingnya Komunikasi Baik Antara Orangtua dan Anak

Pentingnya Komunikasi Baik Antara Orangtua dan Anak
Komunikasi Baik Terjalin Ortu-Anak
Credit by pixbay.com

Betapa Pentingnya Komunikasi Baik Antara Orangtua dan Anak yang harus dipupuk dan dijaga sepanjang waktu. Ditambah kian kritis dan jelinya anak-anak di jaman modern kini. 

Anak jaman now istilahnya lebih ekspresif dalam mengeluarkan unek-unek atau isi hatinya. Ada yang berani curhat langsung maupun meng-upload ceritanya ke sosial media yang bisa spontan menyebarkan berita ke penjuru dunia. Waah, sedap-sedap ngeri , bukan ?

Seperti yang barusan heboh ramai dibicarakan adanya video viral dari seorang anak perempuan yang berani menyuarakan isi hatinya. Gadis kecil itu, Ting Ting yang berasal dari Tiongkok masih  duduk di sekolah dasar itu. Ia mengeluhkan kenapa sang Ayah terlalu keras melarangnya bermain, sementara itu malah memberinya tugas tambahan diluar tugas sekolah.

Cuplikan video Ting Ting yang viral

Nah, dalam videonya yang singkat itu ia sempat bertanya dengan sopan kepada ayahnya, mengapa ia tidak diperbolehkan bermain sebaliknya malah mendapat tugas tambahan diluar tugas sekolah.

Bahkan Ting Ting mengharapkan pengertian dari ayahnya selama ini dia sudah berusaha melakukan terbaik sebagai anak penurut. Seperti patuh untuk tidur malam tepat waktu dan rajin belajar. Namun dalam video kali ini dengan berlinang air mata, Ting Ting mohon pengertian ayahnya untuk bersedia memberikan kelonggaran waktu untuk bermain. Artinya Ting Ting ingin menikmati masa kecilnya tanpa harus terbebani dengan seabreg tugas diluar tugas sekolah.

Gegara tahu video Ting Ting yang dianggap sebagai gadis cilik pemberani karena berani spontan mengungkapkan perasaannya kepada ayah kandungnya di usia muda seakan flashback juga ke masa kecil diri saya. 

Cuma yang berbeda, saya anak yang penakut lebih memilih memendam perasaan ketimbang mengeluarkan kegundahan tersebut. Waktu itu alm Ayah yang terkenal super duper galak memang sangat kaku sikapnya. Wataknya keras, semua perintahnya harus wajib ditaati. Tidak boleh tidak Menolak. 

Jika sampai melanggar tidak hanya hardikan, bentakan, suara amarah menggelegar juga diikuti kekerasan fisik. Bisa dipukul dengan tongkat rotan, penggaris kayu, atau gagang sapu. Duh lumayan sakit, kenal jadinya.

Waktu di sekolah dasar memang saya dan adik perempuan saya disibukkan seabreg tugas selain tugas sekolah, les tambahan, juga ekstra latihan sebagai atlit sepatu roda. Pokoknya full aktivitas tanpa jeda. Setelah sekolah , istirahat makan siang lanjut latihan olahraga sore berlanjut aktifitas les mapel.

Saya akui diri saya tidak sekuat mental Ting Ting, saya bisanya menangis dan merajuk ngambek untuk tidak mau latihan sepatu roda. Apalagi saat itu saya persiapan ujian akhir nasional. Alhasil saya malah merugikan diri sendiri.

Bagaimana tidak, saya tidak berani mengatakan alasan sebenarnya kenapa saya pengin berhenti dari rutinitas  les dan  latihan olahraga. Sehingga ayah saya kemungkinan berpikir lain bahwa saya anak pemalas sukanya berleha-leha santai saja. 

Padahal itu tidak benar sama sekali. Sebagai gantinya saya fokus mengembangkan pasion saya yang lebih suka menulis cerita anak dan kerap saya kirimkan ke pelbagai redaksi koran dan majalah. Alhamdulillah beberapa cerita anak tersebut sering dimuat. 

Nah, kira-kira apa sih yang bisa ditarik benang merahnya dengan video Ting Ting yang begitu viral. Mengingat negara Tiongkok  memang terkenal sering membebani tambahan belajar di luar tugas sekolah. Sehingga waktu bermain untuk anak relatif tidak ada sobat Omtiks...

Kalau saya secara pribadi lhoo, ini yang saya alami sendiri tidak ingin anak-anak saya mengalami hal di atas tadi yang menjadikan hubungan dalam keluarga jadi renggang. Kuatir pula anak mengalami tekanan batin bahkan trauma berkepanjangan.

Jadi saya selama ini menerapkan hal-hal berikut ini yang membuat semua anggota keluarga tetap dekat saling terbuka satu sama lain dalam suka duka. Diantaranya :

Jadikan seperti teman baik

Anak kian beranjak besar pastinya membutuhkan sosok yang dipercayai dan membuat dirinya nyaman. Saya dan suami ingin anak tidak merasa takut untuk menyampaikan sesuatu apalagi perihal yang personal. Perlahan-lahan selalu kita sampaikan jangan takut untuk bercerita karena orangtua terdekat pasti akan selalu mendukung.

Beri kepercayaan

Selama ini orangtua beranggapan anak harus menurut dengan apa yang kita perintahkan ini itu. Namun ada baiknya jika kita bisa memberinya kepercayaan untuk menentukan pilihan. Semisalnya sepatu favoritnya yang akan dibeli atau pilihan baju untuk bepergian.

Anjangsana ke teman

Anjangsana atau mengunjungi kerabat atau teman dekat yang beruntung memiliki putra putri berprestasi. Saya kadang mengajak putri saya dolan ke teman kebetulan putrinya berbakat dalam melukis. Atau saya ajak silahturahmi ke teman yang putranya berprestasi di olahraga taekwondo. Sehingga secara tidak langsung putri saya bisa tahu ada orang lain bisa berprestasi karena mau berjuang dan konsekuen giat berlatih.

Bahkan putri saya tidak berhenti tanya bagaimana caranya mereka yang mengukir prestasi itu bisa jadi unggulan. So dari situlah tercipta komunikasi baik saya dan saat anak.  

Menonton kompetisi

Jika ada even penting di daerah seperti lomba puisi, lomba pidato bahasa Inggris ataupun kompetisi lainnya sengaja saya ajak anak-anak menonton bersama. Secara tidak langsung dengan menonton kompetisi secara hotspot di tempatnya, anak bisa memahami akan suatu keberhasilan dan kesuksesan bisa diraih dengan perjuangan.

Dengan mengajak anak-anak tersebut juga berharap mereka bisa paham tidak ada kesuksesan diraih instan. Harus ada perjuangan meraihnya. Sederhananya seperti kewajiban anak adalah belajar. Tanpa harus dipaksa dan dituntut sudah ada inisiatif dalam dirinya sendiri.

Mungkin hanya beberapa hal ini yang bisa saya sampaikan lewat postingan Pentingnya Komunikasi Baik Antara Orangtua dan Anak sehingga diharapkan tidak lagi membebani masa kecil mereka dengan beragam tuntutan tugas tambahan belajar.

Jika ada sobat Omtiks yang punya tips atau pengalaman lainnya berhubungan dengan Pentingnya Komunikasi Baik Antara Orangtua dan Anak bisa kok menambahkan di kolom bawah komentar. Semoga bermanfaat ya sobat.

Keep Happy blogging









Baca Selanjutnya ...

15 Jan 2023

Jangan Sampai Terlewatkan 4 Doa Penting Ini Untuk Anak Tercinta

 
Jangan Sampai Terlewatkan 4 Doa Penting Untuk Anak
Empat Doa Penting Untuk Anak
Credit by Pixbay.com

Seperti menemukan harta karun saja ketika diri saya ini diingatkan akan hal urgen satu ini. Jangan sampai terlewatkan 4 doaa penting ini untuk anak tercinta. Rasanya plooong banget, pecah telor deh !

Selama beberapa pekan ini hati saya lumayan ketar ketir plus nyesek tahu berita kriminal yang terjadi.  Mirisnya, diantara kejadian tersebut pelakunya remaja. Gegara tergiur harta milik orang lain menjadikan mereka gelap mata bahkan bertindak di luar nalar. Ada yang jadi begal bahkan tega menjambret dengan kekerasan.

Bahkan yang barusan viral ada pelaku yang keji menghilangkan nyawa korban yang masih anak-anak lantaran ingin menjual organ tubuh dengan imbalan ratusan juta. Duh dikemanakan tuh hati nuraninya ?

Sebagai orang tua tentunya mengharapkan yang terbaik untuk melindungi dan merawat buah hatinya selama tumbuh kembangnya. Kelak bisa menjadi sosok generasi yang berhasil dan membanggakan.

Makanya saya turut merasa prihatin sekaligus berduka dengan korban yang tidak bersalah. Semoga keluarga korban atas tindakan kriminal yang kian meresahkan. Meskipun musibah itu sudah diterima dengan ikhlas penuh tawakal sebagai bagian dari takdir Allah semata.

Saya gak bakalan menyia-nyiakan kesempatan untuk berbagi info akan 4 (empat) doa penting untuk anak yang jangan sampai terlewatkan. Dengan demikian hidup ini lebih dijalani dengan hati yang tenang dan yakin akan perlindungan Allah SWT.

Berikut ini empat doa yang bisa dipanjatkan untuk anak-anak kita ya sobat Omtiks antara lain :

1. Doakan agar anak hidup barokah

Harapan baik para orang tua di mana pun, ingin agar anak-anaknya bisa hidup lebih baik tentunya dalam perlindungan Allah. Doa yang sering saya panjatkan untuk mendoakan anak bisa hidup penuh keberkahan 

”Ya Allah limpahkanlah barokah kepadaku dan anak-anakku, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, limpahkanlah kepada mereka taufik untuk taat kepada-Mu dan karuniakanlah kepadaku rezeki berupa bakti mereka.”

2. Doakan agar anak hidup dalam penjagaan Allah SWT

Yang sering saya lantunkan dalam doa agar anak-anak selalu dalam penjagaan Allah, seperti 

Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah. Artinya: “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan berkah-Mu pada anak ini

3.Doakan agar anak tidak membahayakan & dibahayakan orang lain

Kadangkala ada kekuatiran jika terpikir adanya beragam ancaman bahaya bisa dari serangan binatang, serangga, gangguan jin setan bahkan bisa juga dari pandangan mata jahat di sekitarnya. Ancaman yang bisa saja terjadi ketika anak sedang bersekolah, waktu bermain atau saat tidur.

Doa yang sering saya lafalkan seperti berikut nih sobat Omtiks

U‘îdzuka bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin, wa hâmmatin, wa min kulii ‘ainin lâmmah. Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah.

Artinya, “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”


4.Doakan agar anak menjadi anak yang berbakti

Ikhtiar yang terus saya lakukan bersama suami dengan terus mendoakan agar anak menjadi pribadi yang baik, patuh serta berbakti kepada orangtua. Berikut doa simpel yang sering saya lafalkan seperti :

Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami’ud du’a’

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.

Semoga postingan saya tentang Jangan Sampai Terlewatkan 4 Doa Penting Ini Untuk Anak Tercinta bisa juga dilakukan keluarga muslim di mana pun. Selamat menjalankan terus konsisten ya sobat Omtiks demi kebaikkan keluarga  ke depannya.

Keep Happy Blogging











Baca Selanjutnya ...

1 Jan 2023

Jaga Ucapan dan Sikap Orangtua Agar Tidak Menyakiti Anak

 

Jaga ucapan dan sikap orangtua agar tidak menyakiti anak
Ingat selalu ya ayahbunda selalu jaga ucapan dan sikap agar tidak menyakiti

Jaga ucapan dan sikap orangtua agar tidak menyakiti anak memang sepatutnya diperhatikan lebih baik. Adakalanya ada perbuatan atau perkataan dari orang tua yang tanpa disadari bisa melukai hati anak.

Hal itu meski terkesan sepele, secara emosial bisa mempengaruhi perkembangan psikologi anak. Kemungkinan nanti anak Mejadi pribadi yang introvert, emosional bahkan kurang percaya diri.  Sangat disayangkan jika sampai hal itu terjadi.

Mau tahu apa saja ucapan maupun sikap otangtua yang spontan terlontar terhadap anak bisa disimak baik berikut ini ya sobat. Omtiks :

Selalu Membandingkan

Jangan sesekali sobat Omtiks terlontar ucapan seperti membandingkan kemampuan anak dengan yang lain. Pada dasarnya anak itu unik. Memiliki ketrampilan ataupun skill yang berbeda. Jadi sebaiknya hal itu tidak perlu diucapkan Meski sekedar untuk menyemangati. Dikuatirkan jika nanti anak berpikir dirinya sebagai pribadi yang terus gagal. Tidak bisa menunjukkan hasil yang diharapkan. Akh, kasihan sekali!

Melabeli

Mungkin dilakukan sekedar hal lucu-lucuan atau panggilan akrab. Namun dibalik panggilan tersebut ada kecenderungan anak tidak nyaman bahkan merasa lebih direndahkan. Coba deh bayangkan ya sobat Omtiks, semisal ada orangtua yang melabelinya dengan sebutan "Si Lemot" nah apa yang langsung terlintas dibenak. Pastinya sosok yang lamban bisa jadi kurang cekatan dalam melakukan tugasnya. Bukannya respon positif yang diperoleh melainkan anak merasa kemampuannya cuma sebatas itu saja.

Menghina anak di Publik 

Wah jangan sampai ya sobat Omtiks melakukan hal demikian. Menghina anak di depan umum sama halnya mempermalukan anak di depan khalayak. Banyak orangtua yang kurang menyadari perbuatannya ini malah menyudutkan anak lebih terpuruk.

Aduh dek, perkalian gitu aja gak bisa! Makanya nilai matematikamu rendah !

That's it ! Jangan sampai terulang lagi ya. Biarkan anak berkembang sesuai kemampuan mereka. Orangtua cukup mendampingi dengan bijak.

Mengontrol berlebihan 

Kadang nih ya, orang tua bersikap berlebihan. Dimaklumi juga sih saking sayangnya kepada anak sehingga banyak rasa kekuatiran yang timbul. Sehingga orangtua bisa jadi terlalu banyak mengontrol sang anak. Semisal, janga sampai lupa habis bermain, sepedanya dibersihkan terlebih dulu. Dilap sampai kering jangan sampai tidak, nanti bisa karatan. Nah perhatikan ya , anak bisa diberi ruang kebebasan sembari diawasi. Biarkan anak bermain dan cukup diberikan nasehat. Orang tua cukup memantau anak bisa dipercaya melakukan tanggungjawab tersebut.

Kurang Mengingat 

Bagaimana rasanya sobat Omtiks jika sampai ada orang terdekat melewatkan momen spesial ? Nah sama halnya nih jika orangtua sampai lupa karena kesibukan sehingga hari istimewa sang anak terlewatkan. Pastinya anak merasa orangtua kurang perhatian akan momen istimewanya. Oleh karena itu jangan sampai orangtua alpa hingga mengabaikannya.

Selalu Menyalahkan Anak

Jika orangtua sedikit-sedikit melontarkan omongan seolah-olah anak yang melakukan kesalahan, tentunya ini akan terasa menyakiti. Mungkin orang tua hanya sekedar meluapkan perasaannya. Semisalnya,  akh gara-gara adik rewel nih Bunda jadi gak bisa konsentrasi .. !!! Semoga ke depannya para orangtua lebihh berhati-hati mengucap sesuatu.

Menghardik 

Ada juga sikap orangtua yang secara spontan keluar begitu saja. Seperti menghardik anak dengan tujuan agar bisa menarik lebih perhatian anak. Namun kenyataannya anak terkadang susah ya untuk diarahkan sesuai harapan orangtua. Sehingga ujung-ujungnya bikin gusar dan tanpa disadari keluar kata-kata keras hardikan.

Berharap Terlalu Banyak 

Sebagian orang tua ada yang menaruh harapan terlalu tinggi pada anaknya. Tanpa disadari orang tua juga menaruh harapan terlalu banyak. Contoh yang umum terjadi orang tua menginginkan anak memiliki nilai akademis yang bagus. Sehingga secara tidak langsung orangtua agak mengintimidasi anak untuk dapat nilai yang tinggi.

Enggan Bicara dengan Anak 

Ada orangtua yang menerapkan kebiasaan tidak mengajak anak berbicara jika ada sikap anak yang dianggap kurang baik. Atau dengan kata lain biar ada efek jera. Namun sayangnya jika orangtua sampai tidak mengajak bicara, tentunya akan lebih menyakiti hati anak. Karena menganggap orangtuanya kurang sayang.

Tidak Meluangkan Cukup Waktu 

Semoga para orangtua bisa menjalankan peranannya sebagai orang tua yang bijak dan baik ya ditengah kesibukan kerjanya. Karena ada sebagian orangtuanya yang terlalu larut dalam pekerjaannya sehingga tanpa disadari telah mengabaikan. Contohnya si anak berlari girang mendekati bundanya untuk memamerkan gambar 6ang dibuat sayangnya si Bunda malah memberi kode tidak bisa diganggu. Sebentar ya nak, bunda ada telpon penting !

Demikian beberapa contoh umum ucapan maupun sikap orangtua yang spontan dilakukan bisa jadi pembelajaran penting semuanya. Agar ke depannya bisa menjadi lebih baik.

Keep Happy Blogging 

Baca Selanjutnya ...

25 Des 2022

Sebaiknya Jangan Main HP Sambil Tiduran Ya, Nak !

Sebaiknya Jangan Main HP Sambil Tiduran Ya Nak
Kurang baik tentunya main HP sambil tiduran / rebahan ya, anak-anakku sayang
Credit : Isotox

Musim liburan sekolah sudah dinantikan. Termasuk sinokku yang excited bertemu dengan beberapa sepupunya ketika berkumpul di Semarang. Tidak hanya heboh penuh gelak canda tawa, ramai-ramai mabar alias main bareng game hape juga tidak ketinggalan. Yaa anak-anak itu bawaannya ngegames melulu, tiada hari tanpa main hape (HP).

Bukannya saya orang yang jahat pengin melarang anak bermain hape. Melainkan ingin anak-anak memanfaatkan liburan  dengan aktifitas yang menyenangkan. Entah itu membuat cemilan ringan, bersepeda, bernyanyi atau apalah yang penting bukan hapenan hingga berjam-jam lamanya.

Apalagi jika  main hapenya sambil rebahan atau tiduran. Itu sih yang sering saya  lihat saat tahu mereka lagi main HP sambil rebahan di kasur. Bahkan ada yang sampai dengsn santainya mengangkat tangannya sampai setinggi mungkin. Mungkin bagi mereka kebiasaan bermain HP dengan tiduran sangat nyaman. Sudah pe we ... Istilahnya posisi wuenaakk. Jadi mager kalau disuruh bermain HP dengan posisi duduk.

Suami saya terkadang sampai gusar jika melihat putri yang disayanginya begitu tidak mengindahkan nasehatnya untuk bermain HP secara benar. Kebanyakan melihat putrinya sering bermain HP dengan rebahan. Tujuan orangtua sebenarnya baik, sayang terkadang tidak sesuai dengan pemandangan anak. 

Alasan Jangan Main HP sambil Tiduran

Tahu gak sih kalian sobs Omtiks banyak hal buruk yang terjadi jika nekad dengan kebiasaan main HP sambil rebahan atau tiduran. Selain otot tangan lekas capek pegal-pegal begitu pula dengan siku dan pundak tangan.

Akibat lainnya yang bisa merugikan seperti anak bisa lupa waktu bahkan lupa jam tidur. Jika tidak diingatkan secara tegas bisa-bisa kebiasaan yang kurang baik bisa mempengaruhi kesehatan tubuh.

Perlu diketahui ya sobs Omtiks pemakaian HP yang tidak terkontrol atau berlebihan beresiko bahaya. Mengingat ponsel yang digunakan sehari-hari itu terdapat BLUE LIGHT . Sinar biru yang bisa berefek buruk pada kesehatan. Semisal gangguan pola tidur dan beberapa penyakit lainnya. Diantaranya seperti :

1.Penurunan Produksi Hormon Melatonin

Hormon melatonin ini yang mengatur siklus tidur dalam tubuh. Jika terjadi gangguan ritme pola tidur akan menimbulkan penyakit lainnya seperti depresi, obesitas sehingga gangguan bipolar.

2.Kerusakan Retina Mata

Paparan akan piranti lunak seperti HP jika dibiarkan terus menerus beresiko menimbulkan gangguan pada organ mata. Kemungkinan bisa terkena glaukoma, gangguan makula degeneratif seperti bisa alami kemampuan melihat. Wuih lumayan mengerikan kan.

3.Kelelahan Otot Mata

Belum banyak yang menyadari bermain HP berlebihan bisa juga bereiko otot mata lelah. Kondisi kelelahan otot mata ini sering disebut Digital Eye Strain yang sering memengaruhi aktifitas kita. Gejalanya seperti pusing, susah fokus, pandangan kabur, iritasi, mata kering, sakit kepala.

Kesannya sepele namun dampaknya begitu laur biasa sekali. Makanya saya selaku mamak tidak capek terus mengingatkan sinok untuk berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi HP.

Ada info penting juga nih yang saya peroleh dari dr. Tirta yang viral di sosmed. Main HP sambil rebahan/ tiduran jika dibiarkan berlanjut terus dalam jangka waktu 10 tahun bisa menjadikan tulang leher belakang sakit nyeri dan hancur. Bahkan cedera yang didapatkan seperti otot atlas kejepit serta migrain berkepanjangan. Catet nih.

Belum lagi cahaya kuat saat terpapar langsung dengan ponsel juga tidak serta merta menguap begitu saja. Lantaran pada sensor cahaya di retina mata tetap menyala. Meski kita langsung tidur sehabis memakai HP, kemungkinan sensor cahaya di retina tadi malah membawa ke mimpi , bukannya DEEP SLEEP. Sehingga bangun tidur  terasa berat, tidak nyaman, tidur kurang nyenyak dsb.

Tapi jangan takut ya sobat Omtiks ada kok cara mengantisipasi agar anak bisa bermain HP dengan bijak yakni nasehati anak untuk main HP yang benar adalah dengan duduk. Alangkah lebih baiknya bisa mematikan HP 1 jam lamanya sebelum tidur. Dengan sering membiasakan hal l-hal baik ini anak belajar lebih peduli akan kesehatan yang utama daripada kesenangan.

Semoga anjuran jangan main HP sambil tiduran ini bisa diterima dengan baik oleh kita semua ya sobat Omtiks.


Keep Happy Blogging 





Baca Selanjutnya ...

18 Des 2022

Jangan Abaikan Sejuta Manfaat Memeluk Anak


Jangan Abaikan Sejuta Manfaat Memeluk Anak
Betapa  hangat dan nyamannya anak dalam pelukan orang tua
Credit: pixbay.com
Masih ingat gak sobat Omtiks, biasanya seorang anak yang lagi muram atau menangis akan lari mencari pelukan entah itu bunda atau ayahnya. Selain mereka merasa nyaman terlindungi, efek memeluk satu sama lain itu memberikan banyak manfaat loh.

So simak saja postingan di berikut ini Jangan Abaikan  Sejuta Manfaat Memeluk Anak yang bisa menambah masukan positif bagi orang tua di manapun untuk lebih peduli yaa.

✓ bisa terhindar dari rasa emosi / stres 

Pelukan hangat orangtua seperti ayah dan bunda akan memberikan rasa nyaman sehingga anak bisa terhindar dari tantrum atau rasa emosi. Saya pun pernah mempraktekkan saat si kecil menangis rewel, sigap saya datangi dan peluk penuh rasa sayang sehingga tangisnya mereda. Lambat laun rautnya penuh binar-binar keceriaan.

✓ Meningkatkan rasa Pede 

Kebiasaan baik untuk sering memberikan pelukan hangat di situasi apapun juga bisa menumbuhkan rasa Pede alias percaya diri pada anak. Seiring tumbuh kembangnya anak akan memiliki rasa optimis dan percaya diri lebih baik.

✓ Membentuk Kedisiplinan 

Keuntungan lainnya jika anak sering diberikan pelukan hangat juga bisa membentuk kedisiplinan diri sendiri. Hal ini bisa terlihat saat anak bisa menunjukkan hal sederhana semisal cuci tangan dan kaki setelah beraktivitas dari luar.

✓Membangun Kepercayaan Terhadap orang tua 

Jika orangtua sudah membiasakan untuk lebih memerhatikan si kecil  dari hal yang sepele tentunya akan memberikan dampak baik. Anak menjadi lebih dekat dan akrab dan merasa bentuk perhatian yang cukup dari orangtuanya. Sehingga membangun rasa kepercayaan terhadap orangtua.

✓Tumbuh sebagai sosok penyayang 

Umumnya anak yang hidup di lingkungan keluarga yang harmonis salah satunya sering mendapatkan pelukan hangat setidaknya menberikan pengalaman hidup yang nyaman dan bahagia. Hal itu yang membuat anak bisa tumbuh sebagai sosok penyayang.

✓ Menguatkan Sistim imun tubuh 

Percaya kan anak yang tumbuh bahagia akan membantu membangun sel-sel tumbuh kembangnya lebih baik. Apalagi anak merasa diperhatikan dan disayangi dengan adanya pelukan hangat dari orang tuanya. Sehingga anak tidak rentan sakit karena memiliki kekebalan tubuh yang baik.

✓Membantu meredakan nyeri 

Jadi inget nih di masa kecil, pernah mengalami luka bakar tersenggol knalpot motor. Jangan ditanya rasa perih dan nyerinya yang luar biasa. Sudah diobati dengan krim nyeri tetap terasa sakit. Namun saat dipeluk seketika sama Mama ...ajaib rasa nyeri menguap entah kemana . Hehehe

✓ Memperbaiki Pola Tidur 

Manfaat penting lainnya jika anak sering mendapat pelukan yakni anak merasakan rasa damai, nyaman, sekaligus disayangi oleh orang-orang di sekitarnya termasuk keluarganya sendiri. Rasa nyaman tersebut mendorong ritme pola tidur anak lebih baik.

✓Melancarkan Metabolisme Tubuh 

Pelukan hangat dari kedua orang tua akan dirasakan oleh anak sebagai bentuk perwujudan kasih sayang setulus hati. Sehingga memberikan rasa bahagia hidup bersama keluarga. Hal ini juga yang turut melancarkan metabolisme tubuh anak lhoo sobat Omtiks.

✓Mempererat Bounding dengan Anak 

Jangan sampai sia-siakan kesempatan untuk selalu memperhatikan anak ya sobat Omtiks. Biasanya nih banyak diantaranya orang tua sibuk lantas mempercayakan kepada pengasuh atau orang lain. Mohon luangkan waktu beberapa menit itu sudah lebih dari cukup anak bisa merasakan ikatan bounding yang kuat. Berikan pelukan hangat sekedar memberikan kepedulian dan rasa kasih sayang. Tentunya anak akan merasakan dan memberikan timbal balik yang luar biasa.

Semoga saja isi postingan jangan abaikan sejuta manfaat memeluk anak bisa jadi masukan ya g berarti untuk semua sobat pembaca  Omtiks yaa.


Keep Happy Blogging 


Baca Selanjutnya ...

11 Des 2022

Beberapa Hal Wajib Yang Harus Disiapkan Saat Mengawal Anak Bertanding Lomba


Tidak bisa secara spontan saja jika kita akan mengawal anak untuk ikut suatu pertandingan suatu kompetisi. Memang harus ada persiapan khusus. Makanya sobat Omtiks kudu paham beberapa hal wajib yang harus disiapkan saat mengawal anak bertanding lomba.

Ini saya alami sendiri lo sobat Omtiks, baru kali pertama ini setelah pandemi hampir 3 tahun, anak perempuan saya yang pasionnya dari kecil berenang menyatakan sanggup untuk ikut kompetisi skala nasional terutama lingkup kejuaraan seJawa Tengah.

Tidak ada keharusan target untuk menang ataupun mengumpulkan medali sebanyak mungkin. Sudah mau turut berkompetisi skala nasional sudah termasuk suatu prestasi yang membanggakan. 

Yang penting anak sudah belajar mengalahkan diri sendiri dan mengasah mental bertanding. Terlepas dari itu memang orang tua harus memperhatikan beberapa hal ini penting saat mengantar anak turut bertanding dalam setiap perlombaan.

Yuk simak beberapa hal wajib yang harus disiapkan saat mengawal anak bertanding lomba bisa disiapkan jauh-jauh hari loh. Pengin tahu apa saja hal penting yang bisa orang tua siapkan.

1.kelengkapan baju dan aksesorisnya

Siapkan perlengkapan baju renang dan aksesorisnya. Seperti kacamata renang, swimming cap yang sangat penting digunakan saat bertanding .

2. Bawa obat-obatan 

Penting sekali untuk membawa perlengkapan seperti oba-obat. Siapa tahu di tengah perjalanan lagi diperlukan.

3. Sedia Tumbler

Sekilas tampak sepele, namun ada baiknya membawa Tumbler yang difungsikan untuk menyimpan air panas, ataupun jika diperlukan sewaktu-waktu bisa membuat air panas sendiri.

4. Sediakan vitamin 

Bepergian mengantar anak bertanding kompetisi terkadang juga harus memperhatikan yang satu ini. Seperti membawa vitamin yang sangat dibutuhka. Seperti misalnya vitamin C , vitamin Bkomplek untuk menjaga kondisi tubuh agar terus terjaga.

5. Stok madu alami

Kenapa harus membawa stok madu yang alami karena manfaat madu sendiri juga tidak kalah khasiatnya. Yes Minggu kemarin hati saya kebat-kebit manakala anak saya terserang demam.

6. Perlengkapan mandi 

Nah satu ini yang tidak boleh terlewatkan. Sediakan perlengkapannya mandiri seperti sabun, dan shampoo untuk membilas bersih tubuh. Agar terhindar dari serangan kuman ataupun bakteri yang menyebabkan penyakit.

Demikian ya sobat Omtiks , salah satu bentuk perhatian dengan lebih mengetahui pasti beberapa hal wajib yang harus disiapkan saat mengawal Anak Bertanding Lomba.








Baca Selanjutnya ...

4 Des 2022

Ingin Jadi Atlit Renang Sejak Kecil, Perhatikan Hal Berikut Ini


Ingin Jadi Atlet Renang Sejak kecil perhatikan hal-hal berikut ini

Beberapa teman memang sering menanyakan hal yang sama saat putra/putrinya mulai tertarik olahraga renang. Cabang olahraga yang sekarang ini banyak diminati dan juga memiliki segudang prestasi di setiap perlombaan.

Memang banyak hal-hal penting yang orangtua harus ketahui jika buah hatinya benar serius untuk menekuni cabor air terutama sebagai atlit renang.

Kebetulan putri saya yang akrab dipanggil sinok memang dari kecil umur 5 tahun sudah diperkenalkan kepada dunia renang. Dengan maksud agar nantinya sinok tidak gagap atau ketakutan belajar renang.

Biasanya orang tua juga turut merasa bangga sekaligus bahagia jika sampai anak-anaknya bisa mahir belajar renang. Selain banyak manfaat yang diperoleh diantaranya sebagai olahraga yang minim resiko cidera, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu perkembangan otak lebih konsentrasi.

Perhatikan Poin Berikut ini untuk fokus Atlit Renang

Sobat Omtiks ada yang pengin anaknya jadi atlit renang sejak belia, harap perhatikan hal-hal berikut yang bisa dijadikan acuannya. Ini penting sekali karena nantinya yang bisa lebih mendukung konsistensi latihan ke depannya lebih giat dan disiplin.

Seperti yang pernah saya lakukan mendorong kecintaan Sinok akan olahraga air, maka saya persiapkan beberapa hal penting diantaranya :

Bergabung dengan Klub Renang 

Bergabung dengan klub renang yang memiliki track record maupun jam terbang pengalamannya saat bertanding. Sudah banyak juga berbagai ragam klub renang dengan pelbagai kelompok umur. Yang paling belia adalah Kelompok Umur (KU) V dengan rentang umur dibawah 9 tahun.

Program pada KU terbawah ini memang diperuntukkan untuk perenang pemula.Latihan yang diberikan juga disesuaikan dengan karakteristik usia tersebut. Semisal tehnik dasar renang gaya bebas.

Giat Berlatih 

Terus giat berlatih dan selalu konsisten akan membantu anak-anak usia belia ini belajar berenang lebih maju baik secara tehnik dasar maupun melatih daya tahan lebih kuat.  More Practise Makes Perfect. Teruslah berjuang penuh semangat hingga tercapai tujuan utamamu.

High Motivasi 

Motivasi secara terus-menerus dari orang tua sendiri memang diperlukan untuk menyemangati anak supaya lebih giat berlatih. Mengingat kadang namanya anak suka naik turun. Sehingga peran tua sangat penting demi menjaga konsistensi dari semangat buah hatinya agar tidak lekas up and down. Jika anak sampai turun kepercayaan dirinya berefek merugikan bahkan anak menjadi mogok berlatih.

Sikap Sportivitas 

Meski terlihat sepele mengajarkan sikap sportivitas kepada anak sejak dini akan lebih menanamkan nilai kebaikan untuk menghargai keberhasilan orang lain suatu ketika.

Berani berkompetisi 

Terus semangat mengikuti perlombaan renang baik antar klub maupun antar daerah .Dengan semangat berjuang berani mengikuti lomba setidaknya mendorong anak terus memupuk kepercayaannya sejak belia. 

Trial starting
Dokpri : omahantik.com

Tanamkan pengertian sederhana suatu kompetensi mengenai perolehan kalah dan menang. Jika memang berkesempatan menang anak akan belajar bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil yang diperoleh.

Semoga saja ulasan sederhana Ingin Jadi Atlit Renang Sejak Kecil, Perhatikan Hal Berikut Ini bisa jadi manfaat untuk sobat Omtiks sekalian.


Baca Selanjutnya ...

27 Nov 2022

Waspadai Jika Si Kecil Bertingkah Seperti Ini

Waspadai Jika Si Kecil Bertingkah Seperti Ini
Pola tingkah anak butuh diperhatikan
Credit : Pixbay.com

Ada baiknya orangtua yang bijak paham cara  mengajarkan tata krama atau etika sopan santun kepada buah hatinya. Dengan waspadai jika si kecil bertingkah yang tidak seperti biasanya.

Tak jarang pula ada beberapa perilaku si kecil yang dianggap kurang pantas luput dari perhatian. Dan ada juga sebagian orangtua menganggap hal sepele. Perilaku tersebut akan hilang seiring berjalannya waktu saat anak tumbuhan dewasa. 

Jangan anggap remeh ya Fulgozo...eh orangtua di mana pun berada. Perlu diketahui nih, pembentukan karakter anak itu sudah diawali sejak belia lho. Jangan sampai keliru menyesal kemudian hari ya sobat Omtiks.

Beberapa Perilaku Anak 

Kebetulan saya pernah menjadi seorang pengajar di kelas paling kecil dan banyak pengalaman tidak terlupakan berkaitannya dengan perilaku anak-anak.

Berikut ini yang bisa dilakukan para orang tua terus waspadai jika si kecil bertingkah laku sebagai berikut ya, diantaranya :

Berbohong 

Jika anak mulai menunjukkan gelagat berbohong, harap orangtua untuk lebih memperhatikan kenapa dia melakukan hal tersebut. Biasanya ada anak yang ingin terlihat keren, bisa juga sedang menghindari masalah, atau menghindar dari tanggung jawab.

Waspadai jika si kecil bertingkah seperti ini1
Anak mulai berbohong
credit : pixbay.com

Tips mengatasi anak yang mulai berbohong dengan merangkul anak lebih dekat supaya ia lebih nyaman mengutarakan isi hatinya tanpa takut dihakimi kemarahan. 
Sehingga orangtua juga bisa mencari penyebab utama si kecil berani berbohong. Dengan begitu orangtua bisa menanamkan prinsip kejujuran yang utama. 

Tukang Menyela Omongan

Pernah kan tahu ada anak yang ceriwisnya super ampun. Memang sih, anak yang banyak omong pertanda anak yang aktif dan juga cerdas. Sayang jika caranya ngomong kebablasan tanpa ada jeda titik atau koma. Hahaha. 

Bisa jadi jika si kecil yang banyak omong ini dirasa tidak tepat waktunya. Semisal orangtuanya sedang berbicara dengan seseorang, si kecil tiba-tiba langsung memotong atau menyelanya. Wah ini kalau dibiarkan begitu saja, kemungkinan ia akan mengulangi sikapnya yang kurang sopan tersebut.

Tips mengatasi anak yang suka menyela omongan dengan bersikap tegas. Orangtua bisa menjelaskan dengan bahasa sederhana jika perilakunya itu kurang sopan. Ajarkan anak untuk lebih sabar dan belajar menghargai orang lain selesai berbicara.

Mengambil benda milik orang lain tanpa ijin

Awalnya mungkin terlihat sepele, seperti ambil mainan temannya tanpa meminjam dulu, mencomot jajanan teman atau bahkan mengambil uang dalam dompet orangtua tanpa permisi. Membiarkanmu perilaku seperti ini akan menjadikan anak bersikap semaunya sendiri tanpa ada aturan.

Waspadai Jika Si kecil Bertingkah Seperti Ini2
Perhatikan lebih baik
 jika anak mulai mencuri
Credit : pixbay.com

Tips mengatasi anak yang mulai mengambi barang milik orang lain tanpa ijin adalah dengan mengajaknya berkomunikasi. Dengan berkomunikasi bisa jadi kunci utama menangani kejadian yang tidak terduga seperti mencuri kecil ini.

Mintalah anak membayangkan jika ia berada di posisi orang lain. Pancing reaksinya, apa yang dirasakan. Pastilah bukan hal yang menyenangkan jika ada barang berharga direbut orang lain. Hal ini juga bisa mendorong rasa empati tumbuh di hatinya.

Suka Marah-marah 

Ada juga perilaku anak yang marah-marah karena kondisi tantrum. Secara tidak langsung ia belum bisa menyampaikan jelas tentang keinginannya.

Waspadai jika si kecil bertingkah seperti ini3
Si kecil yang suka marah
Credit : pixbay.com

Tips mengatasi anak yang pemarah dengan tetap memberikan perhatian penuh kasih sayang dan kelembutan. Sehingga anak merasa nyaman dan menghilangkan emosinya. Sebaliknya jika orangtua turut memarahi justru anak akan meniru kebiasaan orangtuanya.

Pura-pura Gak Mendengar 

Disuruh mandi tidak juga beringsut dari depan televisi, seolah-olah tidak mendengar perkataan orangtua. Malahan asyik terus menonton depan televisi.

Cara mengatasinya juga bisa dilakukan dengan mudah. Segera hampiri si kecil. Matikan televisi jika perlu. Tepuk sayang pundaknya sambil diajak bicara, tatap matanya dengan lembut sehingga perhatiannya teralihkan. 

Berdasarkan riset otak anak balita belum bisa terarah langsung fokus kecuali dengan obyek yang sedang berada di depannya.

Nah cukup mudah dilakukan beberapa tips di atas untuk orangtua waspadai jika si kecil bertingkah tidak seperti biasanya. Tentunya dengan rasa penuh sayang dan cinta kasih anak juga bisa belajar jadi lebih baik.

Keep Happy Blogging 


Baca Selanjutnya ...