4 Des 2022

Ingin Jadi Atlit Renang Sejak Kecil, Perhatikan Hal Berikut Ini


Ingin Jadi Atlet Renang Sejak kecil perhatikan hal-hal berikut ini

Beberapa teman memang sering menanyakan hal yang sama saat putra/putrinya mulai tertarik olahraga renang. Cabang olahraga yang sekarang ini banyak diminati dan juga memiliki segudang prestasi di setiap perlombaan.

Memang banyak hal-hal penting yang orangtua harus ketahui jika buah hatinya benar serius untuk menekuni cabor air terutama sebagai atlit renang.

Kebetulan putri saya yang akrab dipanggil sinok memang dari kecil umur 5 tahun sudah diperkenalkan kepada dunia renang. Dengan maksud agar nantinya sinok tidak gagap atau ketakutan belajar renang.

Biasanya orang tua juga turut merasa bangga sekaligus bahagia jika sampai anak-anaknya bisa mahir belajar renang. Selain banyak manfaat yang diperoleh diantaranya sebagai olahraga yang minim resiko cidera, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu perkembangan otak lebih konsentrasi.

Perhatikan Poin Berikut ini untuk fokus Atlit Renang

Sobat Omtiks ada yang pengin anaknya jadi atlit renang sejak belia, harap perhatikan hal-hal berikut yang bisa dijadikan acuannya. Ini penting sekali karena nantinya yang bisa lebih mendukung konsistensi latihan ke depannya lebih giat dan disiplin.

Seperti yang pernah saya lakukan mendorong kecintaan Sinok akan olahraga air, maka saya persiapkan beberapa hal penting diantaranya :

Bergabung dengan Klub Renang 

Bergabung dengan klub renang yang memiliki track record maupun jam terbang pengalamannya saat bertanding. Sudah banyak juga berbagai ragam klub renang dengan pelbagai kelompok umur. Yang paling belia adalah Kelompok Umur (KU) V dengan rentang umur dibawah 9 tahun.

Program pada KU terbawah ini memang diperuntukkan untuk perenang pemula.Latihan yang diberikan juga disesuaikan dengan karakteristik usia tersebut. Semisal tehnik dasar renang gaya bebas.

Giat Berlatih 

Terus giat berlatih dan selalu konsisten akan membantu anak-anak usia belia ini belajar berenang lebih maju baik secara tehnik dasar maupun melatih daya tahan lebih kuat.  More Practise Makes Perfect. Teruslah berjuang penuh semangat hingga tercapai tujuan utamamu.

High Motivasi 

Motivasi secara terus-menerus dari orang tua sendiri memang diperlukan untuk menyemangati anak supaya lebih giat berlatih. Mengingat kadang namanya anak suka naik turun. Sehingga peran tua sangat penting demi menjaga konsistensi dari semangat buah hatinya agar tidak lekas up and down. Jika anak sampai turun kepercayaan dirinya berefek merugikan bahkan anak menjadi mogok berlatih.

Sikap Sportivitas 

Meski terlihat sepele mengajarkan sikap sportivitas kepada anak sejak dini akan lebih menanamkan nilai kebaikan untuk menghargai keberhasilan orang lain suatu ketika.

Berani berkompetisi 

Terus semangat mengikuti perlombaan renang baik antar klub maupun antar daerah .Dengan semangat berjuang berani mengikuti lomba setidaknya mendorong anak terus memupuk kepercayaannya sejak belia. 

Trial starting
Dokpri : omahantik.com

Tanamkan pengertian sederhana suatu kompetensi mengenai perolehan kalah dan menang. Jika memang berkesempatan menang anak akan belajar bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil yang diperoleh.

Semoga saja ulasan sederhana Ingin Jadi Atlit Renang Sejak Kecil, Perhatikan Hal Berikut Ini bisa jadi manfaat untuk sobat Omtiks sekalian.


Baca Selanjutnya ...

27 Nov 2022

Waspadai Jika Si Kecil Bertingkah Seperti Ini

Waspadai Jika Si Kecil Bertingkah Seperti Ini
Pola tingkah anak butuh diperhatikan
Credit : Pixbay.com

Ada baiknya orangtua yang bijak paham cara  mengajarkan tata krama atau etika sopan santun kepada buah hatinya. Dengan waspadai jika si kecil bertingkah yang tidak seperti biasanya.

Tak jarang pula ada beberapa perilaku si kecil yang dianggap kurang pantas luput dari perhatian. Dan ada juga sebagian orangtua menganggap hal sepele. Perilaku tersebut akan hilang seiring berjalannya waktu saat anak tumbuhan dewasa. 

Jangan anggap remeh ya Fulgozo...eh orangtua di mana pun berada. Perlu diketahui nih, pembentukan karakter anak itu sudah diawali sejak belia lho. Jangan sampai keliru menyesal kemudian hari ya sobat Omtiks.

Beberapa Perilaku Anak 

Kebetulan saya pernah menjadi seorang pengajar di kelas paling kecil dan banyak pengalaman tidak terlupakan berkaitannya dengan perilaku anak-anak.

Berikut ini yang bisa dilakukan para orang tua terus waspadai jika si kecil bertingkah laku sebagai berikut ya, diantaranya :

Berbohong 

Jika anak mulai menunjukkan gelagat berbohong, harap orangtua untuk lebih memperhatikan kenapa dia melakukan hal tersebut. Biasanya ada anak yang ingin terlihat keren, bisa juga sedang menghindari masalah, atau menghindar dari tanggung jawab.

Waspadai jika si kecil bertingkah seperti ini1
Anak mulai berbohong
credit : pixbay.com

Tips mengatasi anak yang mulai berbohong dengan merangkul anak lebih dekat supaya ia lebih nyaman mengutarakan isi hatinya tanpa takut dihakimi kemarahan. 
Sehingga orangtua juga bisa mencari penyebab utama si kecil berani berbohong. Dengan begitu orangtua bisa menanamkan prinsip kejujuran yang utama. 

Tukang Menyela Omongan

Pernah kan tahu ada anak yang ceriwisnya super ampun. Memang sih, anak yang banyak omong pertanda anak yang aktif dan juga cerdas. Sayang jika caranya ngomong kebablasan tanpa ada jeda titik atau koma. Hahaha. 

Bisa jadi jika si kecil yang banyak omong ini dirasa tidak tepat waktunya. Semisal orangtuanya sedang berbicara dengan seseorang, si kecil tiba-tiba langsung memotong atau menyelanya. Wah ini kalau dibiarkan begitu saja, kemungkinan ia akan mengulangi sikapnya yang kurang sopan tersebut.

Tips mengatasi anak yang suka menyela omongan dengan bersikap tegas. Orangtua bisa menjelaskan dengan bahasa sederhana jika perilakunya itu kurang sopan. Ajarkan anak untuk lebih sabar dan belajar menghargai orang lain selesai berbicara.

Mengambil benda milik orang lain tanpa ijin

Awalnya mungkin terlihat sepele, seperti ambil mainan temannya tanpa meminjam dulu, mencomot jajanan teman atau bahkan mengambil uang dalam dompet orangtua tanpa permisi. Membiarkanmu perilaku seperti ini akan menjadikan anak bersikap semaunya sendiri tanpa ada aturan.

Waspadai Jika Si kecil Bertingkah Seperti Ini2
Perhatikan lebih baik
 jika anak mulai mencuri
Credit : pixbay.com

Tips mengatasi anak yang mulai mengambi barang milik orang lain tanpa ijin adalah dengan mengajaknya berkomunikasi. Dengan berkomunikasi bisa jadi kunci utama menangani kejadian yang tidak terduga seperti mencuri kecil ini.

Mintalah anak membayangkan jika ia berada di posisi orang lain. Pancing reaksinya, apa yang dirasakan. Pastilah bukan hal yang menyenangkan jika ada barang berharga direbut orang lain. Hal ini juga bisa mendorong rasa empati tumbuh di hatinya.

Suka Marah-marah 

Ada juga perilaku anak yang marah-marah karena kondisi tantrum. Secara tidak langsung ia belum bisa menyampaikan jelas tentang keinginannya.

Waspadai jika si kecil bertingkah seperti ini3
Si kecil yang suka marah
Credit : pixbay.com

Tips mengatasi anak yang pemarah dengan tetap memberikan perhatian penuh kasih sayang dan kelembutan. Sehingga anak merasa nyaman dan menghilangkan emosinya. Sebaliknya jika orangtua turut memarahi justru anak akan meniru kebiasaan orangtuanya.

Pura-pura Gak Mendengar 

Disuruh mandi tidak juga beringsut dari depan televisi, seolah-olah tidak mendengar perkataan orangtua. Malahan asyik terus menonton depan televisi.

Cara mengatasinya juga bisa dilakukan dengan mudah. Segera hampiri si kecil. Matikan televisi jika perlu. Tepuk sayang pundaknya sambil diajak bicara, tatap matanya dengan lembut sehingga perhatiannya teralihkan. 

Berdasarkan riset otak anak balita belum bisa terarah langsung fokus kecuali dengan obyek yang sedang berada di depannya.

Nah cukup mudah dilakukan beberapa tips di atas untuk orangtua waspadai jika si kecil bertingkah tidak seperti biasanya. Tentunya dengan rasa penuh sayang dan cinta kasih anak juga bisa belajar jadi lebih baik.

Keep Happy Blogging 


Baca Selanjutnya ...

20 Nov 2022

7 Manfaat Mengenalkan Anak Pada Hewan Peliharaan

 

7 Manfaat Mengenalkan Anak Pada Hewan Peliharaan
Banyak manfaat mengenalkan anak
Pada Hewan Peliharaannya 

Hai sobat Omtik sudah tahu belum banyak tentang 7 manfaat mengenalkan anak pada hewan peliharaan sejak dini. Ya pastinya akan lebih memberikan pengalaman baru bagi anak yang sedang aktif menjelajah hal baru di sekitarnya.

Jika anak tidak terbiasa bersinggungan dengan sekitarnya bisa jadi anak akan merasa canggung, kaku , bahkan ketakutan. Itu juga saya alami waktu kecil dan saya masih ingat banget dengan kejadian tersebut.

Kejadiannya terjadi saat saya diajak bermain ke rumah teman yang kebetulan di memiliki banyak hewan peliharaan. Seperti burung, anjing herder (ras yang tinggi besar), kelinci serta anak kucing yang beranak pinak banyaknya. 

Sontak saya kaget bukan kepalang saat kaki saya dikerubuti berapa anak kucing. Buat saya kerumunan anak kucing tersebut sangatlah menakutkan meski mukanya kucing imut lucu. Tanpa ancang-ancang saya langsung naik ke atas sofa demi menghindari anak kucing yang sekilas  seperti hendak mengeroyok tubuh. Waduh !!! Kalau inget kejadian itu, saya sangat malu. 

Oleh karena itulah dirasa perlu orang tua mengenalkan anak pada hewan mulai sekarang. Dengan pendampingan orangtua juga tentunya memberi rasa aman saat anak mulai timbul penasaran dan ingin tahu yang lebih besar untuk mengenal hewan.

Mengenalkan anak untuk dekat dengan hewan mendorongnya memiliki kepekaan yang lebih besar terhadap suatu hal yang berkaitan dengan lingkungan alam sekitarnya.  Kepekaan tersebut bisa direfleksikan melalui respon tubuh saat memeluk ataupun mengelus hewan.

7 Manfaat Mengenalkan Hewan 

Sebagai catatan saja nih sobat Omtiks hewan peliharaan bisa jadi  teman di rumah dan juga memiliki manfaat yang luar biasa.

Apalagi menurut Mary Renck Jalongo, PhD, Profesor Pendidik di Indiana University of Pennsylvania dan juga penulis buku berjudul The World of Children and Their Companion Animals, mengatakan memiliki hewan peliharaan di rumah bisa membuat anak-anak tumbuh berkembang dengan baik. Noted ya!

7 Manfaat Mengenalkan Anak Pada Hewan Peliharaan
Kucing-kucing gembul kesayangan 

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh mengenalkan anak pada hewan peliharaan:

1. Memberikan rasa nyaman 

Masih ingat gak, anak kecil menangis kencang tiba-tiba bisa terdiam ketika dinyanyikan Cicak-Cicak di dinding sambil menunjuk ke suatu tempat. Ternyata hewan berpengaruh pada perasaan seperti rasa sedih, marah akan berubah dengan melihat atau menyentuhnya. Coba saja elus-elus hewan kesayangan di rumah seperti kucing/anjing maka hati akan jadi tenang.

2. Menanamkan nilai-nilai moral

Memelihara hewan di rumah setidaknya anak bisa mengamati tanggung jawab seperti  makan, minum, mandi, bermain juga rasa perhatian. Mengajarkan anak juga tentang menjaga ikatan antar sesama mahluk hidup untuk lebih menyayangi.

3. Mengendalikan emosi melatih empati

Anak juga bisa belajar mengendalikan emosi,  kepedulian dan rasa empati. Gak heran ya sobat Omtiks hewan peliharaan juga bisa dimanfaatkan membantu terapi pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

4. Belajar disiplin dan tanggungjawab

Dengan mengenalkan anak pada hewan peliharaan secara tidak langsung melatih anak belajar tanggung jawab. Seperti memberi makan, minum, memandikan ataupun membersihkan kandang hewan.

5. Mendorong rasa percaya diri 

Biasanya anak yang suka hewan menjadi lebih penyayang, selalu aktif dan percaya diri pembawaannya. Bahkan anak bisa dengan spontan menceritakan uneg-uneg atau rahasianya kepada sang hewan yang sudah menjadi temannya akrab.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh 

Ternyata anak yang sudah berinteraksi dengan hewan peliharaannya akan mudah berada dengan mikroba baik yang ada pada hewan. Jadi secara tidak langsung kekebalan tubuh anak bisa meningkat dan tidak rentan akan alergi. Duh luar biasa banget!

7. Terhindar stres dan mudah belajar membaca 

Dengan memiliki hewan peliharaan di rumah secara tidak langsung bisa menjadi teman menyenangkan anak bermain di rumah. Ingat tadi susah ada riset juga memilih hewan piaraan juga membantu tumbuh kembang termasuklah kemampuan kognitif belajar akan menjadi lebih mudah.

Demikian ulasan tantang 7 Manfaat Mengenalkan Anak pada Hewan Peliharaan mendorong orangtua mendukung buah hatinya lebih mengenal hewan sejak dini.

Keep Happy Blogging














Baca Selanjutnya ...

13 Nov 2022

Pentingnya Ajari Anak Etika Saat Bertamu ke Rumah Orang

 

Pentingnya Ajari Anak Etika Saat Bertamu ke Rumah Orang
Pentingnya Tahu Etika sejak dini
Credit : pixbay.com

Seberapa Pentingnya Ajari Anak Etika Saat Bertamu ke Rumah Orang ? Menurut saya sangat penting banget ! Karena ada sebagian orang yang anggap ini hal sepele. Halah mereka masih anak kecil. Belum tahu apa-apa. Sedih rasanya jika dengar ungkapan denikian terasa mengabaikan begitu saja. Padahal dari hal dasar bisa jadi pelajaran berharga nantinya. Ada yang pernah mengalami hal serupa, sobat Omtiks?

Pernah kejadian pas saya bertandang ke rumah teman yang habis bersalin melihat tamunya yang datang meluber. Termasuk para mamak yang mengajak para krucilnya lumayan heboh.

Diantaranya krucil yang aktif itu pada naik ke kasur temen yang memang tengah menyusui bayinya. Sementara tamu yang sudah seperti keluarga dekat secara tidak langsung juga ikutan menengok ke dalam kamar, kan. Jadinya para krucil tadi enjot-enjotan bak main trampolin. Wadalah, kacau !

Tidak jarang orangtuanya malah mengabaikan. Dianggap itu hal biasa terkait dengan mereka yang masih kanak-kanak sehingga jadi pemakluman. Mungkin teman saya mau menegur langsung juga sungkan tapi melihat roman mukanya tampak dia terlihat kurang nyaman saja. Jujur saya ikutan GEMEES juga pengin memeluk dan mengangkat para krucils pindah dari atas kasur. Hahahaha 

Itu masih belum seberapa ya sobat Omtiks, ternyata setelah ngobrol serius dengan beberapa teman dekat banyak sekali pengalaman yang terjadi. Tidak hanya loncat-loncat di kasur ada juga yang loncat di sofa, masuk ke dalam rumah masih memakai sepatu, buka buka kulkas, bahkan ada yang bongkar barang hiasan rumah. 

Jadi inget dulu ada kerabat dekat yang koleksi banyak benda porselen, pastinya dia akan senewen jika sampai ada yang menyentuh apalagi sampai tersenggol jatuh. Wah itu koleksi antik dengan harga yang fantastis. Nah tuuuh apa gak kasihan pemilik rumahnya bisa jadi trauma dalam menerima tamu. 

Ajari Etika Sejak Dini

Mengantisipasi kejadian yang demikian agar tidak menjadikan orang lain trauma dalam menerima tamu, sebaiknya orang tua paham Pentingnya Ajari Anak Etika Saat Bertamu ke Rumah Orang. Dengan membiasakan sikap sopan beretika tentunya anak lebih mengerti dan belajar lebih baik. Beberapa hal untuk menjaga etika baik yang bisa diajarkan :

1. Memberikan ucapan atau salam yang sopan 

Setidaknya anak paham adab bertamu yang baik adalah mengucap salam terlebih dahulu sebelum nantinya dipersilahkan masuk.

2. Tetap jaga sopan santun 

Setelah dipersilahkan masuk barulah mengucap terima kasih dan jaga sopan santun. Seperti melepas alas kaki, duduk tenang di ruang tamu sambil mengobrol santai.

3.Baru makan minum setelah dipersilahkan 

Ajari anak untuk bersabar dan bisa mencicipi makanan ataupun minuman setelah tuan rumah menawari. Sehingga anak tahu mana sikap untuk lebih menghormati pemilik rumah saat Bertamu.

4. Ingat Waktu Bertamu 

Ada baiknya juga anak diajari untuk tahu juga waktu berkunjung. Meskipun masih betah bermain ke rumah orang bisa diajarkan untuk menghargai privasi orang yang sedang dikunjungi.

5. Mohon ijin /pamit pulang 

Sebaiknya anak juga tahu untuk ijin berpamitan pulang dengan cara mengucapkan rasa terimakasih atas jamuan yang disediakan dan bisa ucapkan salam perpisahan ketika hendak pulang.

Semoga saja dengan lebih paham Pentingnya Ajari Anak Etika Saat Bertamu ke Rumah Orang bisa membantu perilaku sopan santun mereka terjaga lebih baik.


Keep Happy Blogging 










Baca Selanjutnya ...

6 Nov 2022

Atasi Batuk Berkepanjangan Yang Sangat Menjengkelkan


Atasi Batuk Berkepanjangan yang sangat menjengkelkan
Minumlah resep sederhana ini bisa atasi batuk yang menjengkelkan
Dok : pixbay.com

Bersiap waspada selalu ya sobat Omtiks terutama dalam menjaga kesehatan tubuh. Apalagi ini sudah mulai peralihan musim panas ke musim penghujan. Biasanya peralihan musim atau istilahnya musim pancaroba banyak sekali orang rentan akan sakit flu. Mungkin karena daya tahan tubuh yang lagi ngedrop, banyak kuman ataupun virus yang mudah masuk menyerang ke dalam tubuh. Seperti saya dan anak-anak juga tidak luput dari batuk pilek.

Sekilas sakit flu ini ringan saja ya sobat. Tapi jangan anggap enteng karena keseringan terkena batuk pilek berulang kali malah menganggu aktifitas sehari-harinya.

Kasihan juga anak-anak terganggu konsentrasi belajar lantaran sedikit-dikit pilek disertai batuk. Bahkan batuk yang berkepanjangan. Saya yang orang dewasa mengalami batuk pilek ini juga kewalahan kok. Durasi mengalami sakit batpil ini seperti terus berputar ulang.

Baru saja mau sembuh dari pilek yang menyumbat pernafasan hidung, eh jatuhnya kemudian sakit batuk yang bikin tenggorokan terasa kering dan sakit untuk menelan.  Apakah sobat Omtiks mengalami hal yang sama ? 

Sudah coba resep obat yang dijual bebas di apotik mulai merek A hingga Z yang banyak diklaim orang bisa membantu meringankan gejalanya, eh tetap saja batpil betah nempel di tubuh.

Resep Batuk Alami

Beruntung saya punya teman yang ahli meracik ramuan dari bahan alami. Selain bisa hemat fulus alias duit juga aman dikonsumsi keluarga.  Setelah menyerah dengan beragam obat-obatan di atas tadi,  batpil tetap belum pulih. Lumayan lama banget terserang sakit flu masak bisa sebulanan lebih. Waduuuh!!!

Resep alami tadi langsung saya praktekan di rumah untuk atasi batuk kering yang berkepanjangan. Seakan-akan batuknya itu gak bisa direm, mainnya NGEGASpol terus.

Makanya coba resep alami untuk atasi batuk yang menjengkelkan:

✓ siapkan satu gelas air panas

✓ geprek jahe, kunir dan sereh

✓ masukan semua bahan ke dalam air panas

✓ tunggu hingga air hangat

✓ lali tambahkan 1 sdm madu dan 1 SDM air perasan lemon.

Usahakan untuk minum dua kali dalam sehari secara teratur. Untuk hasil yang lebih baik bisa rutin meminum ramuan alami ini selama 7 hari.

Ternyata selain bisa membantu meredakan batuk yang berkepanjangan ada manfaat lainnya juga diantaranya :

  • Bisa sebagai detoks tubuh
  • Melancarkan pencernaan pada sistem tubuh
  • Meningkatkan kekebalan tubuh 
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Sebagai antibiotik alami

Wah mantaf juga kandungan penting dalam ramuan alami tadi. Semoga saja banyak sobat pembaca bisa mendapatkan manfaat yang sama atasi batuk berkepanjangan yang sangat menjengkelkan ini.






Baca Selanjutnya ...

30 Okt 2022

Ganti Paracetamol Dengan Obat Demam Alternatif Ini

 

Ganti Paracetamol dengan Obat Demam Alternatif
Sinok sayang yang lagi demam
Dokpri : omahantik.com

Lagi musimnya nih banyak orangtua terutama ibu-ibu yang parno dengan obat namanya Paracetamol, alias obat pereda panas pada anak. Dipicu dengan adanya berita viral bersamaan tentang penyakit gagal ginjal akut pada balita. 

Untuk itu dalam postingan berikut sobat Omtik bisa kok ganti Paracetamol dengan obat demam alternatif, siapa tahu bisa jadi solusi yang membantu. Tahu sendiri kan, selama ini Paracetamol selalu jadi andalan orangtua dalam mengatasi sakit demam anak pertama kali.

Apalagi jika si kecil sedang sakit dengan suhu tubuh yang terus naik. Pastinya membuat orang tua kian kuatir dan panik. Hati tidak tenang tidur pun jadi berkurang. Bahkan banyak yang harus bergadang demi menjaga anak.

Namun keberadaan Paracetamol saat itu diakui begitu membantu. Pokoknya anak demam, diberi obat yang mengandung Paracetamol tubuhnya berangsur-angsur membaik. Suhu tubuhnya kembali normal seperti sedia kala. Sementara itu jika dirasa perlu pemberian obat bisa dilakukan tiap 4 jam sekali dengan takaran yang dianjurkan adalah sesuai usia anak.

Seandainya suhu tubuhnya masih panas setelah pemberian obat Paracetamol memang dianjurkan kembali memeriksakan diri ke rumah sakit supaya mendapat penanganan lebih intensif.

Info seperti diatas memang sudah hafal diluar kepala karena saya sendiri orang yang cepat panik apalagi menyangkut sakit anak. Meskipun saya juga ada pemahaman secara medis dari dokter, tentang sakit panas pada anak hal yang umum terjadi.

Menandakan bahwa adanya defensi dalam tubuh lantaran ada kuman asing yang masuk ke dalam tubuh. Jadi panas yang terjadi seperti dianggap suatu alarm tubuh karena ada kuman penyusup. Hehehe.

Obat Demam Alternatif 

Namun setelah beberapa bulan Indonesia dihebohkan dengan kasus banyak balita meninggal karena bisa dibaca pada link sakit ginjal akut barulah diinfokan penarikan obat Paracetamol secara menyeluruh di kota Indonesia. 

Banyak juga para ibu yang mengeluhkan bagaimana jika benar Parasetamol yang sudah jadi andalan ditarik selamanya? Apa ada obat lainnya yang bisa menggantikan fungsi Parasetamol .

Tenang sobat Omtiks, saya yang pernah coba sebagai user experience atau pengalaman pribadi dimana saya tergolong orang yang lebih menuruti nasehat leluhur saya.

Seperti mengandalkan obat secara alami dari lingkungan sekitar. Selain dirasakan aman, berkhasiat, dan lebih ekonomis. Semisalnya nih ya, saya suda coba meredakan sakit batuk dengan bikin wedang geprek jahe. Minuman hangat dengan campuranbempon-empon seperti jahe lalu diminum hangat. Niscaya sakit tenggorokan karena batuk akan membaik.

Berikut ini ada 5 obat demam alternatif yang bisa sobat Omtiks coba di rumah ya, siapa tahu bisa jadi pertolongan pertama di saat sakit demam.

Air Kelapa 

Ganti Paracetamol dengan dengan obat demam altenatif2
Air kelapa yang segar ternyata punya banyak manfaat

Nah air kelapa ini juga bisa dimanfaatkan dalam mengatasi demam si anak. Dalam air kelapa disinyalir banyak kandungan elektrolitnya seperti kalium dan  magnesium sehingga dapat menenangkan saraf. Selain itu minum air kelapa juga dapat menghindari dehidrasi pada tubuh.

Lemon & Madu

Ganti Paracetamol dengan dengan obat demam altenatif3
Campurkan air madu dan perasan jeruk lemon 

Sudah pernah coba belum sobat Omtiks untuk memanfaatkan perasaan buah jeruk lemon dengan madu dimungkinkan bisa menurunkan demam anak serta meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya cukup mencampurkan 1 sendok makan dengan 1 sendok makan perasan jeruk lemon.

Bawang Merah 

Ganti Paracetamol dengan Obat Demam Alternatif4
Bawang merah manjur menurunkan panas

Khasiat bawang merah ini sudah aku dapatkan sejak kecil di mana jika ada anak-anak yang sakit termasuk saya langsung deh Ibu buatkan ramuan parutan bawang merah yang siap dioleskan pada tubuh. Dengan parutan bawang merah dipercaya bisa melancarkan peredaran darah. Serta melepaskan panas melalui penguapan dar permukaan kulit keluar .

Lidah Buaya 

Ganti Paracetamol dengan Obat Demam Alternatif5
Tanaman Lidah Buaya bermanfaat sebagai pereda panas yang aman

Siapa sih yang gak kenal dengan tanaman Lidah Buaya yang dulu diketahui juga bisa untuk menghitamkan warna rambut ternyata punya banyak manfaat. Dalam kandungan Lidah Buaya bisa menstimulasi sistem kekebalan tubuh serta membunuh  infeksi. Caranya bisa dengan minum dari olahan Lidah Buaya ataupun cuku mengoleskan daging Lidah Buayadan dikompres pada kulit. Waah mantaf juga tanaman hijau satu ini ya sobat Omtiks.

Jahe

Ganti Paracetamol dengan Obat Demam Alternatif6
Si Jahe Pedas bisa mengusir Panas

Selain dipercaya menyembuhkan rasa gatal sakit batuk tanaman jahe bisa digunakan melawan bakteri yang biasanya menjadi penyebab demam. Sebab dalam kandungan jahe kaya akan senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiflamasi penghalau demam ringan yang disebabkan berbagai penyakit. Caranya bisa dengan mandi menggunakan air hangat yang sudah dibubuhi dengan 2 sendok makan bubuk jahe.

Bagaimana sobat Omtiks sudah tidak terlalu pusing kehilangan kesempatan memakai obat parasetamol saat urgensi anak demam. Cukup lakukan beberapa hal mudah sederhana yang bisa ditemui di sekeliling kita. Tunggu apalagi sudah tidak tergantung harus dengan obat Parasetamol lagi.

Keep Happy Blogging 

Sumber Gambar : pixbay.com


Baca Selanjutnya ...

23 Okt 2022

Waktu Tepat Remaja Berkendaraan Secara Aman di Jalan Raya

Waktu Tepat Remaja Belajar Berkendaraan
Remaja belajar naik montor

Pernah dicurhatin anak remaja atau ABG yang tergiur lihat teman sekelilingnya bersliweran dengan montor gak sobat Omtiks? Ada yang mengalami hal yang sama.

Mah, boleh ya kakak naek motor beli gulanya ? Kayak Kak David itu lho diijinin bundanya...Si sulung setengah merayu membujuk si Mamak agar luluh hatinnya.

Big No, Kak !!! Pokoknya BIG NO, langsung saya tegas melarangnya meskipun itu di sekitar jalan perumahan. 

Tapi kok kak David boleh naik motor kemana-mana ya mah ??  Tetap saja si sulung bersikeras menanyakan alasan pastinya.

Kebetulan Ayahnya Kak David, berprofesi polisi jadi ada something wrong ngurusinnya gampang!  urai  saya berbusa-busa. Tujuannya agar dia lebih mengerti jika urusan motor sampai terjadi hal-hal tidak terduga itu lebih ribet.

Patokan saya sejak dulu baik jalanan sepi atau luar yang ramai tetap rawan bahaya. Berani naik montor berarti resiko nyawa taruhannya jika tidak berhati-hati. Catet ya sobat Omtik.

Waktu Tepat Belajar Naik Montor

Belum lama berselang ada kejadian tragis di Balikpapan seorang remaja putri tanpa sengaja menabrak orangtuanya. Ironisnya remaja ini yang berusia 15 tahun belum memiliki surat ijin mengemudi. 

Artinya dia masih dalam taraf belajar belum begitu mahir mengendarai mobil di jalan umum sehingga ujungnya membahayakan nyawa orang lain. Tak lain adalah orangtuanya sendiri yang langsung tiada di tenpat kejadian.

Ada beberapa fakta yang bisa diambil dari musibah kecelakaan yang begitu menghentakkan banyak masyarakat Indonesia tersebut diantaranya :

1. Pengemudi remaja ternyata masih belajar sehingga belum begitu mahir mengendarai mobil apalagi di jalan umum yang ramai. Sikapnya yang dianggap lalai ini ternyata sangat berbahaya hingga menimbulkan korban jiwa yang tak lain adalah kedua orangtuanya sendiri.

2.Ketidakpahaman berkendara di jalan umum sebagai salah satu pemicu rasa panik spontan yang dialami pengemudi. Tak ayal bukan injak pedal rem mobil melainkan injak pedal gas. Sehingga korban yang ditabrak jatuh terpental.

3.Pengemudi yang berusia remaja ini mengalami trauma psikis mengingat keteledorannya yang tanpa sengaja telah menghilangkan kedua nyawa orangtua kesayangan.

4.Pengemudi akan dihadapkan proses hukum berkaitan dengan unsur kelalaian yang berakibat kecelakaan tragis. Sangat disayangkan sebenarnya waktu yang bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menimba ilmu di sekolah jadi terganggu.

Bagaimana sobat Omtik masih mikir-mikir lagi untuk suka rela mengijinkan anak leluasa mengendarai montor meski belum dilengkapi pengetahuan Safety Riding.

Yess sebelum bisa mantap mahir berkendaraan di jalan raya pengenalan akan Safety Riding perlu diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Bisa dimulai dari dalam keluarga dan saling mengingatkan kepada orang terdekat. 

Perhatikan beberapa poin penting yang bisa dijadikan pertimbangan kapan waktu tepat buat remaja naik montor :

✓ Batas usia minimal

Ada aturan yang menjelaskan usia remaja bisa belajar berkendara setelah memiliki surat ijin mengemudi (SIM) pada usia 17 tahun. Tahap usia ini anak remaja dianggap matang baik secara fisik maupun secara psikologis. Sehingga diharapkan bisa lebih terkontrol emosinya untuk tidak bertindak hal-hal yang beresiko merugikan diri sendiri. Wani Ngebut, Sirah Benjut !!!

✓ Belajar Etika berkendara 

Sebelum memutuskan untuk belajar naik montor ada baiknya orang tua mengajarkan etika dan aturan baik dalam berlalu lintas. Sehingga nantinya mereka bisa saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan raya. 

Belajar dari hal yang simpel seperti memberi SIGN saat berbelok arah, sehingga pengemudi lain juga akan waspada dan berhati-hati bahkan memberi kesempatan berbelok. Atau taat berhenti ketika lampu traffic light menyala merah, bukannya ngacir ngebut mengabaikan aturan.

✓ Mengenali instrumen kendaraan 

Meski terlihat sepele mengenalkan berbagai instrumen dan komponen motor itu juga penting lo sobat. Agar kelak anak juga paham sepenuhnya cara kerja dan cara mengoperasikan sepeda motor.

Bahkan saya dan Paksu dulu membiasakan sulung untuk bisa menuntun atau mendorong sepeda motor yang hendak dikendarainya. Pernah tanpa sengaja posisi motor terjatuh roboh di tanah, mau tidak mau sulung saya harus bisa belajar cara mendirikan sepeda motor tersebut. Dengan begitu ia terlatih dan biasa dengan bobot kendaraan yang dikendarai. Tidak ketinggalan juga diajarkan memakai rem yang baik meminimalisir kecelakaannya dsb.

✓Belajar dengan  yang AHLI 

Setelah memutuskan untuk bisa mengendarai motor ada baiknya belajar dengan orang yang sudah berpengalaman atau yang ahli. Tentu saja bisa belajar dia tempat yang aman bukan langsung praktik di jalanan umum. Tujuannya agar lebih aman dan tidak menimbulkan resiko yang membahayakan orang lain.

Setelah semua hal diatas sepenuhnya dipahami oleh anak, barulah orangtua bernafas lega dan mempercayai anak untuk belajar berkendaraan.

Keep Happy Blogging 






 

Baca Selanjutnya ...

16 Okt 2022

Jangan Panik, Orang Tua Bisa Lakukan Ini. Antisipasi Gangguan Sakit Ginjal

 

Berpikir positif, tenang dan sabar dalam mengatasi gangguan sakit ginjal
Sumber : Pixbay

Beberapa hari ini banyak berseliweran berita viral yang bikin kebat-kebit hati. Salah satu diantaranya dikabarkan 200 ratusan anak di Indonesia terdeteksi Gangguan Ginjal Akut ( GGA) 12 Oktober yang lalu.

Belum habis rasa kaget berita dari luar negeri, Gambia, Afrika Barat  menyatakan puluhan anak balita menjadi korban bahkan meninggal akibat cidera ginjal akut misterius lantaran sirup obat batuk buatan India.

Setelah diselidiki WHO sebagai badan Kesehatan Dunia sirup obat batuk yang dianggap berbahaya adalah Promethazine Oral Solution,  Makoff Baby Cough Syrup, Magrib and Cold Syrup dan Kofexmalin Baby Cough Syrup memang diproduksi oleh Maiden Pharmaceuticals Limited, India.

Deg ! Hati saya bergidik membayangkan kandungan dalam produk tersebut dietilen glikol (DEG), etilen glikol (EG) dan ada beberapa zat yang tidak bisa diterima tubuh bisa jadi bumerang. Bukan menyembuhkan sakit eh malah jadi racun timbal yang berefek cedera ginjal akut.

Langsung mak plong deh produk obat batuk tersebut tidak terdaftar di BPOM, jadi tidak beredar bebas di Indonesia. Tentunya saya orang yang paling parno, apalagi jika anak sakit batpil, cuzz diobati dengan obat sirup.

Lah, kok kejadiannya merembet sampai ke Indonesia tercinta ini. Santer berita sakit GGA tadi menyerang tidak hanya balita namun juga batita. Miris hati membayangkan jika ada anak kecil sakit kronis.

Jangan anggap sepele sakit gangguan ginjal, ya sobat Omtiks. Saya yang awam menggarisbawahi sakit berkaitan dengan gangguan ginjal itu akan dibawa seumur hidup. Banyak orang tercinta dan teman yang sudah terkena gangguan ginjal.

Masih jelas dalam ingatan saya 3 tahun yang lalu, dimana saya harus menemani Mama saya yang divonis gagal ginjal dan HARUS menjalani cuci darah seumur hidup. Nanti akan saya tulis dalam postingan tersendiri pengalaman saya mendampingi mama yang akhirnya bersedia dicuci darah.

Tahu gak sobat Omtiks , ada satu hal yang sangat mengganjal sekaligus bikin sesak hati saya ketika menunggu Mama yang lagi cuci darah. Bukan masalah selang waktunya yang lumayan lama 4-6 jam melainkan pasien yang menjalani proses cuci darah rutin 1-2 kali tiap minggunya. Diantara mama yang tergolek lemah ada 4 sampai 5 anak kecil sekitar 7 tahunan juga ikut cuci darah.

Saking terkejutnya saya coba dekati orang tua. Kebetulan saat itu yang nungguin sang ibu. Kian mendorong saya untuk bertanya lebih jauh. Tanpa ketinggalan saya berbasa-basi dengan sopan dong. Sesekali menggoda adik yang asyik bermain games meski suara mesin pencuci darah terdengar berderu-deru.

Sungguh gak terpikir sama sekali jika si ibu tadi gak cerita jika anaknya ternyata kerap mengonsumsi makanan yang kurang sehat dan suka minuman bersoda. Pikiran saya melayang ke wajah sinok yang selalu cerita jajanan yang dibeli. 

Hampir sama suka dengan yang beraroma micin, pilih jajanan super pedes terlihat dari warna merahnya yang genjreng,  ditambah jajan minuman bersoda ala kw. Rasa hampir sama namun dengan merek berbeda. Tahu gak, ternyata selain ada Fxxxxa yang asli ada juga FRENTA. Pokoknya sinok udah saya wanti-wanti untuk selektif memilih jajanan yang sehat dan aman.

Gangguan Ginjal Akut

Bak ditabok gong gede nih sobat Omtiks, ketika denger kabar yang viral tadi. Jumlahnya berlipat-lipatnya yang bikin merinding itu pasiennya kebanyakan anak-anak dalam rentang waktu bersamaan.

Saya pun tidak mau ketinggalan untuk mencari info sebanyak-banyaknya mengingat saya juga ada anak-anak di rumah. Mencegah akan gangguan sakit ginjal yang tengah merebak.

Secara sederhananya gagal ginjal itu menjadi indikasi fungsi kerja ginjal menurun parahnya sistem kerja ginjal rusak sehingga tidak bisa mengeluarkan racun yang berasal dari sisa metabolisme tubuh.

Gejala yang dialami pada balita yang terkena Gangguan Ginjal Akut ini biasanya anak jadi demam, batuk pilek, mual, diare, muntah-muntah bahkan volume air kencing berkur

Cara Mencegah Gangguan Ginjal

Senangnya melihat tumbuh kembang anak yang sehat, cerdas dan ceria 
Sumber : Pixbay

Jangan merasa panik terlebih dulu ya sobat, dengan adanya berita sakit gangguan gagal ginjal ini, yang penting harus waspada lebih berhati-hati. Coba lakukan seperti langkah ini :

1. Jaga Kebersihan

Terdengar agak susah-susah gampang ya sobat. Akh enggak juga, selama yakin bisa disiplin dan membiasakan kebiasaan baik di lingkungan rumah. Semisal biasakan cuci kedua tangan dan kaki, ganti baju yang kotor sehabis berpergian dari luar sehingga diharapkan bisa meminamisir terpapar kuman/ bakteri. Kondisi tubuh yang sakit apapun bisa beresiko berpengaruh terhadap fungsi ginjal.

2.Penuhi asupan cairan yang cukup

Penting untuk memperhatikan asupan cairan yang cukup pada anak. Jangan sampai mengalami kekurangan cairan yang beresiko menganggu fungsi ginjal. Hindari minuman B4 seperti minuman yang berasa, berwarna, bersoda maupun beralkohol.

3. Lengkapi Imunisasi 

Usahakan agar imunisasi wajib yang disarankan IDAI bisa dilakukan demi melindungi kekebalan tubuh anak sedini mungkin. 

4. Selektif Pilih Jajanan

Jangan mudah tergiur dengan penampilan sajian jajanan yang begitu menggoda. Beri pemahamannya pada si kecil untuk tidak beli jajanan sembarang apalagi yang menggunakan bahan kurang higienis seperti pewarna makanan yang mencolok, bahan pengawet ataupun micin berlebih.

Nah sobat Omtiks setelah membaca beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah sakit gangguan ginjal akut. Diharapkan kita semua tidak panik DS an gegabah ya. Terus interopeksi dan melakukan langkah-langkah positif di atas tadi.


Happy blogging 

Baca Selanjutnya ...

9 Okt 2022

Yuk Kenali 3 Hal Penyebab Anak Takut Air

Sebelum belajar renang tahapan lebih lanjut, yuk kenali 3 hal penyebab anak takut air. Lebih cepat lebih baik untuk mencari waktu tepat mengenalkan anak terhadap dunia air. Pastinya nanti akan menjadi momen tak terlupakan bilamana anak antusias mau mengenal dunia olahraga air.

Dulu saya sangat takjub melihat anak-anak belia berusia 4-5 tahun bisa mahir berenang. Mereka tampak bersemangat berlatih tanpa mengenal letih. Bolak-balik renang beberapa kali tentunya dengan pengawasan pelatih yang ada. Sampai terbersit di benak saya, nantinya pengin punya anak yang piawai berenang juga. Aamiiin YRA.

Biasanya berenang bagi anak-anak menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan tubuh lho sobat Omtik. Akan tetapi tidak semua anak enjoy beradaptasi dengan olahraga air ini. Kenyataannya, ada beberapa anak justru malah takut bermain air atau berenang.

Kenali 3 Hal Penyebab Anak Takut Air 

Ada yang mengalami hal sama sobat Omtik,  ingin mengajak anak bermain di wajan air. Alih-alih pengin mereka bergembira malah tidak bersemangat bahkan ada yang menangis kencang.Owalaah beibeh..

Trauma

Bisa jadi anak pernah mengalami kejadian yang kurang menyenangkan berhubungan dengan air atau saat berada di kolam renang. Entah semisal tergelincir air licin, terkena semprotan air secara spontan bikin anak kaget tidak kepalang. Atau tanpa sengaja pernah tercebur dalam air. Hal- hal tersebut yang meninggalkan bekas trauma sehingga takut terulang lagi.

 

Reaksi si anak menangis ketakutan
Sumber : pixbay

Baru pertama kali

Siapa sangka bagi anak yang baru mengenal pertama kalinya dunia air yang masih terasa asing dan mungkin agak menakutkan. Hal lumrah jika awalnya merasa canggung, takut maupun bingung. Selama ini anak belum pernah berinteraksi dengan air di kolam renang yang seluas-luasnya isinya air. 

Akh jadi ingat masa kecil saya diajak keluarga bertamasya ke wahana air. Untuk menjejakkan kaki atau sekedar nyemplungin kaki di dalam air kolam saya seperti terhuyung-huyung terbang. Sontak kaget banget dan langsung hengkang dari kolam.hehehe 

Wajar jika anak merasa takut da bingung
Sumber : pixbay

Pernafasan

Memang untuk bisa menikmati bermain air atau berenang setidaknya anak siap dengan kondisi pernafasan. Bagaimana jika kepala anak sampai masuk ke dalam air, tentunya harus mampu berlatih tahan nafas atau ambil nafas saat kepala ke atas permukaan.

Benaran nih sobat Omtiks, pikiran saya langsung melayang puluhan tahun yang lalu. Saya yang masih duduk di TK, pernah gelagapan, gegara minum air kolam banyak. Tanpa disadari kepala ini kayak nyungsep masuk ke dalam air waktu latihan meluncur. Auto nangis kejer deh, ngerasain sekitar pangkal hidung jadi nyeri kemasukan air juga. 

Belajar untuk tahan nafas dalam air
Sumber : pixbay

Tentunya tidak ada yang tidak mungkin dilakukan jika anak sedari kecil sudah dilatih untuk belajar ketahanan dan percaya diri dalam air /berenang. Sehingga nantinya anak bisa lebih siap secara fisik dan mental untuk diajak bermain dalam air. Saya juga sempat browsing , diketahui jika anak dari belia sudah dikenalkan terlebih dulu insyaallah nantinya lebih mudah menyesuaikan.

Keep Happy Blogging 









.

Baca Selanjutnya ...